Keseharian Kuliah di Jepang

0
564

Penasaran dengan bagaimana kegiatan sehari-hari mahasiswa internasional di Jepang? Yuk, simak cerita Made Ayu Sayaka tentang bagaimana dia menjalani kesehariannya sebagai mahasiswa di Waseda University!

Halo teman-teman, hari ini aku ingin berbagi tentang kegiatanku sehari-hari di Jepang kepada kalian semua!

Jadi, aku sedang kuliah di Waseda University di Tokyo, Jepang. Mulai September ini aku masuk tahun ke-3 kuliah dengan jurusan Liberal Studies, dengan fokus di Hubungan Internasional (HI). Kegiatanku sehari-hari banyak dipenuhi dengan kelas, kerja paruh waktu, dan kegiatan organisasi kampus seperti menjadi Resident Assistant di asrama. Kadang-kadang ada hari yang sedikit kuliah, dan kadang-kadang ada hari yang banyak kelas, jadinya aku akan berbagi tentang kegiatan hari Kamis dan Selasa.

Kamis

Hari ini aku bangun jam 7 pagi. Sebelumnya aku biasa begadang hingga larut malam dan bangun siang, karena kelasku rata-rata dimulai siang hari, tapi akhir-akhir ini aku membiasakan diri untuk bangun lebih pagi.

waseda 2

 

 

Nah, karena hari ini aku ada kelas period 3, yang mulai jam 13:00, aku keluar dari asrama sekitar jam 11. Untuk ke kampus dari asrama butuh sekitar 40 menit, tapi biasanya aku berangkat lebih awal untuk makan pagi/siang sebelum kelas mulai. Perjalananku terdiri dari jalan 10 menit-an sampai ke stasiun, lalu naik kereta selama 9 menit, dan jalan dari stasiun Waseda ke kelas memakan waktu sekitar 8 menit.

Pemandangan perjalananku ke stasiun
Pemandangan perjalananku ke stasiun

Setelah 40 menit perjalanan.. sampailah di kampus Waseda University! Karena sekarang sedang musim gugur beralih ke musim dingin, jadi udaranya sejuk dan pohonnya berwarna kuning kecoklatan. Dan di tanah banyak ditutupi daun berguguran. Temperatur saat ini sekitar 7 derajat, ya, lumayan dingin jadi kami pada pakai coat/ jaket musim dingin.

Biasanya aku beli makan siang berupa bento di minimarket, dan karena hari ini kelasku di gedung 3, dan di gedung ini ada Seven-Eleven, jadinya aku belanja di sana.

Makan siang: total 450 yen atau sekitar 60.000 rupiah.
Makan siang: total 450 yen atau sekitar 60.000 rupiah.

Mata kuliah pertama hari ini United States Foreign Policy, jadi kami belajar tentang kebijakan luar negeri Amerika, dan isu-isu hubungan internasional yang terkait. Misalnya, hubungan Amerika dengan Cina yang akhir-akhir ini sering diberitakan dan bagaimana kebijakan dan pandangan Presiden Trump mempengaruhi hubungan bilateral kedua negara. Dan di kelas ini dosennya dulu bekerja sebagai jurnalis, jadi kita juga sering membahas berita di kelas dan bagaimana beberapa berita itu bisa cenderung menyesatkan (bahkan koran sekelas New York Times bisa menyesatkan loh!) 

Aku suka dengan kelas ini karena membahas banyak isu-isu terkini yang penting. Dosenku biasanya membahas berita terkini hubungan Amerika dan negara-negara lain yang sedang ramai, seperti Amerika-Cina, hubungan Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, dan situasi di Irak, Iran, aneksasi Krimea, dll, jadi kami hanya perlu mendengarkan dan tidak usah mencatat.

Suasana kelas U.S. Foreign Policy.
Suasana kelas U.S. Foreign Policy.

Kelas kedua hari ini yaitu Economic Development, atau Ekonomi Pembangunan. Jadi kami belajar tentang kemiskinan, makroekonomi, impor-ekspor, pendidikan, dsb. Ini kelas favoritku semester ini, karena aku memang paling tertarik dengan kontennya. Kelas ini bobotnya 4 SKS, jadi durasi kuliahnya 3 jam. Hari ini topiknya Import Subsituting Industrialization (ISI), yaitu bagaimana negara-negara berkembang membatasi impor dari luar untuk melindungi industri-industri dalam negeri. Walau aku kurang suka dengan cara mengajar dosennya, karena materinya aku suka jadi aku bisa menyimak selama 3 jam.

Dan setelah kuliah malamnya aku langsung kerja paruh waktu atau biasa disebut arubaito dalam bahasa Jepang. Aku bekerja menjadi guru les privat mengajarkan bahasa Inggris untuk orang dewasa. Kantornya di dekat Tokyo Tower, jadi dari kantor bisa kelihatan pemandangan Tokyo Tower loh! Ini kegiatan terakhirku untuk hari ini. Sehabis kerja paruh waktu, aku langsung pulang ke asrama dan merebahkan diri di tempat tidur. 

————————————

Selasa

Hari ini aku ada presentasi di kelas United States Trade Politics. Di kelas ini aku belajar tentang politik yang menyelingkupi kebijakan perdagangan Amerika. Misalnya sejarah kebijakan polisi Amerika tentang perdagangan, dari masa proteksionis hingga masa free and open trade, dan bagaimana dengan terpilihnya Trump, Amerika kembali menjadi lebih proteksionis dan tidak terlalu terbuka dengan impor. Dan di presentasi ini kelompokku harus merangkum dan menjelaskan satu bab dari buku pelajaran, yaitu tentang RTAA/ Reciprocal Trade Agreement Act, kebijakan polisi Amerika yang membolehkan Presiden bernegosiasi mengenai perdagangan bilateral dengan negara lain. 

Dan karena aku tidak sempat (read: malas) siap-siap kemarin malamnya, jadi aku hari ini bangun pagi-pagi untuk menyiapkan presentasi. Untungnya, kelas mulai  jam 14:45, jadi aku punya cukup banyak waktu untuk bersiap-siap. Dosen untuk kelas ini agak seram (kadang-kadang bisa galak tiba-tiba tergantung suasana hati) dan lumayan ketat dengan penilaian, jadi agar tidak dimarahi karena tidak siap, aku dari jam 8 pagi sampai jam 2 siang berulang kali latihan presentasi. Dan karena kelas ini bobotnya lumayan berat, yaitu 4 SKS, jadi kalau dapat nilai jelek di kelas ini, pengaruh ke IPK akan lumayan besar juga.

Kopi dan bacaan
Kopi dan bacaan

Kelompok sebelum kelompok kami itu kelihatan tidak terlalu siap, dan saat mereka membuat kesalahan dalam cara penyampaian maupun secara konten, dosen aku langsung menyela dan memperbaiki mereka langsung. Karena itu, suasana kelas lumayan tegang dan aku juga jadi lumayan gugup sebelum presentasi. Namun, syukurnya kelompok kami tidak diperbaiki dan lumayan dipuji, jadi aku lumayan senang.

Setelah kelas, hari ini aku ada ICC Supporter Party. ICC adalah Intercultural Communication Centre dan mereka banyak mengadakan event-event untuk memperkenalkan budaya negara-negara luar Jepang maupun dalam Jepang. Supporter Party ini pesta makan-makan untuk supporter. Dan karena aku dulu pernah jadi supporter di salah satu event mereka, aku diundang ke pesta ini. 

Setelah itu, aku kembali ke asrama. Hari ini aku ada floor meeting atau rapat lantai di asrama. Floor meeting ini kami adakan satu bulan sekali di setiap lantai untuk hangout bersama teman-teman yang tinggal di satu lantai. Dan sebagai RA, aku bertugas untuk menyiapkan makanan dan menyiapkan rapatnya. Untuk bulan ini kami mengadakan gyoza party. Walau persiapannya lumayan memakan waktu– dari planning, membuat proposal acara, beli bahan makanan, bikin gyoza from scratch, menggoreng gyoza, dan bersih-bersih setelahnya, aku selalu senang bisa bergaul dengan penghuni asramaku.

Gyoza.
Gyoza.

Floor meeting berlangsung kira-kira sampai jam 11 malam. Dan habis itu buru-buru menyelesaikan tugas Microeconomics yang tenggat waktunya jam 12 malam….

Tugas microeconomics.
Tugas microeconomics.

Anyways, kira-kira begitu keseharianku berkuliah di sini. Tentunya tidak setiap hari aku sesibuk ini, terkadang ada hari-hari santai dimana aku bisa tidur seharian, dan saat akhir pekan biasanya aku jalan-jalan bersama teman kampus. Hope you guys enjoyed this article!

Photo courtesy goes to author.

SHARE
Previous articleA Bittersweet Journey of Taking GRE
Next articleHow the son of two farmers graduated from Columbia despite all odds
Sayaka Made Ayu
Ayu Sayaka is a second-year student at Waseda University, Tokyo, Japan. Born half-Japanese and half- Indonesian, she was raised in Bali, Indonesia, and moved to Tokyo upon graduating high school. Her activities include being a Resident Assistant at Waseda University's dorm, TEDxWasedaU, Indonesian Student's Association in Japan among others. You can find her on LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/madeayusayaka/ or Instagram at @sayaka.takemura