Proses Aplikasi Visa

Forums Logistik Aplikasi Visa Visa Amerika Proses Aplikasi Visa

This topic contains 4 replies, has 5 voices, and was last updated by mhasfaria mhasfaria 3 years, 10 months ago.

Viewing 5 posts - 1 through 5 (of 5 total)
  • Author
    Posts
  • #3956

    Daru Toyadi
    Member

    Mau tanya proses aplikasi visa ke Amerika susah ga sih? Boleh kasih sedikit gambaran ga? Dan visanya ini apakah mudah didapat? Soalnya dengar-dengar pemerintah Amerika sangat ketat. Mohon dijawab ya. Terima kasih.

    #3963
    Martin Tjioe
    Martin Tjioe
    Key Master

    Visa pelajar ke Amerika itu dinamakan F1 visa. Proses aplikasinya sebenarnya sangat mudah. Setelah kamu menerima acceptance letter dari sekolahmu, mereka akan mengirimkan sebuah formulir yang namanya I-20. Nah, dengan ini kamu bisa mulai proses aplikasi visa: mengisi formulir DS-160, membuat appointment, dan membayar biaya pemrosesan visa. Saat interview, yang penting adalah kamu bisa menunjukkan bahwa kamu telah diterima dan dapat membiayai pendidikan kamu, baik sendiri atau dengan bantuan finansial/beasiswa.

    Susah mudahnya mendapatkan visa F1 juga tergantung pada negara asal pelajar. Indonesia bisa dibilang salah satu negara yang paling mudah untuk mendapatkan visa F1 karena saat ini masih sangat sedikit pelajar Indonesia yang belajar di Amerika dan pemerintah AS ingin menambah jumlah ini. Jadi rumor tentang susahnya mendapat visa ini tidaklah benar (mungkin memang begitu ya untuk visa jenis lain seperti visa turis). Jadi mengenai visa, tidak perlu terlalu khawatir. Asalkan melalui prosesnya seperti dalam peraturan, semuanya akan berjalan lancar.

    #4090
    Eka Linwood
    Eka Linwood
    Member

    Saya juga dulu ketika mengurus visa F1 juga sedikit khawatir, tapi ternyata memang tidak sulit.

    Saya tambahkan sedikit – kalau sekarang kamu sekolah di luar negeri – Malaysia/Singapore/dll., kamu bisa mengurus visa F1 di negeri tersebut. Contohnya, dulu saya sekolah di Malaysia sebelum transfer ke Amerika, jadi saya diperbolehkan mengurus visa di Malaysia sehubung Malaysia lebih dekat pada waktu itu.

    Kunci melewati interview adalah intent – Kalau kita bisa menunjukkan bahwa kita tidak ada niat lain untuk ke Amerika selain sekolah, kita pasti diberikan visa.

    #4355
    Donny Eryastha
    Donny Eryastha
    Key Master

    Sekarang kedutaan Amerika juga menyediakan jadwal khusus untuk aplikasi visa studi, kalau tidak salah setiap hari Senin, sehingga waktu antri lebih singkat.

    #6038
    mhasfaria
    mhasfaria
    Member

    Selain jenis visa F-1, mereka yang ingin melanjutkan studi ke Amerika Serikat juga bisa menggunakan visa J-1 untuk tujuan tersebut. Jelas ada perbedaan di antara keduanya, namun berdasarkan pengalaman, saya merasa lebih berkompeten untuk memberikan testimoni mengenai visa J-1.

    1) Saya merupakan penerima beasiswa Fulbright Tsunami Relief Initiative pada 2009 lalu. Proses pengajuan visa J-1 sepenuhnya dilakukan oleh AMINEF. Namun saya tetap harus datang ke US Embassy di Indonesia (Jakarta) untuk keperluan wawancara. Biaya visa juga ditanggung oleh AMINEF. Sebelum wawancara, saya diharuskan mengisi DS-156 dan DS-158 (proses aplikasi online dilakukan pihak AMINEF).

    2) Setelah wawancara, saya diberitahu bahwa ada proses menunggu 1-2 minggu untuk mendapatkan visa. Sesungguhnya pada saat itu pun saya bahkan tidak tahu apakah aplikasi saya diterima atau ditolak. Saya hanya berdoa agar semuanya baik-baik saja karena sedari awal saya sudah memenuhi semua persyaratan dengan baik, untuk meminimalisir kemungkinan ditolak

    3) Syukurlah proses pengajuan visa diterima dan bahkan tidak perlu menunggu seminggu. Saya kemudian hanya perlu ke kantor AMINEF untuk mengambil paspor + visa tersebut.

    3) Beasiswa yang saya dapatkan sudah meng-cover asuransi kesehatan yang sesuai dengan persyaratan pengajuan visa J-1, sehingga ini juga mempermudah proses. Namun, health insurance ini hanya berlaku selama saya berada di Amerika Serikat. Ketika saya melakukan perjalanan ke Swiss, saya harus memberi health insurance lain agar aplikasi saya memenuhi persyaratan pengajuan visa Schengen

    4) Visa J-1 yang didapatkan bisa berbeda-beda masa berlakunya; dalam kasus saya setahun, teman saya hanya sebulan. Namun, keunggulan visa J-1 adalah bahwa setelah visa expired, saya masih bisa terus tinggal di Amerika Serikat dengan dokumen DS-2019 yang masih berlaku. Memang saya tidak boleh keluar dari Amerika Serikat, karena J-1 tidak membolehkan aplikasi visa baru di third country (semisal Kanada, atau negara Eropa), namun perpanjangan visa harus dilakukan di Kedutaan Amerika Serikat dimana visa J-1 sebelumnya diterbitkan (baca: US Embassy di Jakarta). Serta, dalam kondisi visa J-1 telah expired meskipun DS-2019 masih berlaku, seseorang akan ditolak untuk masuk ke US (re-entry). Sehingga memang tidak disarankan untuk keluar dari US dalam kondisi seperti ini untuk traveling, kecuali untuk pulang ke Indonesia sehingga bisa sekaligus memperpanjang visa

    5) Setelah DS-2019 berakhir, pemegang J-1 bisa tinggal di US selama 30 hari (grace period)

Viewing 5 posts - 1 through 5 (of 5 total)

You must be logged in to reply to this topic.