Apa Saja Sih Yang Bisa Kamu Dapatkan Saat Kerja di Perancis? (Part. I)

0
372
Foto dari Unsplash

Kamu sudah lulus dan berencana melanjutkan kerja di Perancis? Banyak yang bilang kerja di Perancis itu susah sekali dapat izinnya, lantas apakah hal yang didapat sebanding? Kolumnis kami, Dytha, yang sudah bekerja di perancis selama beberapa tahun kini akan membahas  beberapa benefit yang bisa kamu dapat jika bekerja di Perancis — selain gaji tentunya!

1. Cuti minimal 25 hari
Sesuai dengan peraturan pemerintah, seorang pegawai bisa mendapatkan cuti dua setengah hari per bulan. Cuti di Perancis dihitung per bulan Juni hingga Mei di tahun berikutnya. Jumlah cuti yang kamu dapatkan bisa digunakan hingga akhir bulan Mei. Namun hal ini tidak menutup kemungkinan adanya perusahaan yang mengizinkan pegawainya untuk menyimpan sisa cuti di tahun lalu untuk dipakai di waktu yang akan datang. Hebatnya lagi, cuti ini dibayar per-hari nya dan tidak termasuk hari libur maupun izin sakit.

Tidak hanya itu, selain cuti tersebut, ada juga beberapa jenis cuti lainnnya yang bisa kamu manfaatkan. Misalnya, di Perancis ada yang disebut dengan RTT (réduction du temps de travai)l. Waktu kerja yang ditetapkan pemerintah Perancis untuk setiap pegawai adalah 35 jam per minggu. Berdasarkan kontrak kerja, kamu bisa saja diharuskan bekerja lebih dari jam yang sudah ditentukan ini. Sebagai gantinya, kamu bisa mendapatkan kompensasi atas jam yang melewati batas ini, biasanya berupa hari cuti tambahan (yang tentunya juga dibayar oleh perusahaan).

Selain itu, salah satu kebanggaan Perancis dan negara-negara di Eropa adalah cuti hamil. Cuti ini tidak hanya berlaku untuk perempuan, tapi juga untuk laki-laki, yaitu ayah dari bayi yang baru atau akan lahir. Para calon ibu bisa mendapatkan cuti hingga 4 bulan lamanya (6 minggu sebelum bayi lahir dan 10 minggu setelahnya) namun bila keadaan kesehatan tidak menyanggupkan untuk bekerja, mereka bisa mendapatkan izin untuk bekerja dari rumah. Atau untuk beberapa kasus khusus, dokter bisa memberikan tambahan hari cuti. Sedangkan untuk para calon ayah, mereka bisa mendapatkan hingga 2 minggu hari libur untuk membantu pasangannya merawat dan membesarkan bayi mereka.

Free right image - Unsplash
Free right image – Unsplash

2. Keberagaman rekan kerja
Perancis merupakan negara yang sangat multikultural. Meskipun kebanyakan lapangan kerja membutuhkan pegawai dengan kemampuan bahasa Perancis, tidak sedikit juga perusahaan international yang membutuhkan pekerja dengan kemampuan bicara lebih dari dua bahasa. Karena hal ini, banyak sekali pegawai yang berasal dari berbagai negara di dunia, terlebihnya yang berasal dari Uni Eropa (karena tidak membutuhkan izin kerja tambahan).

Dengan bekerja di Perancis, kamu bisa berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki latar belakang yang berbeda. Di Perancis, umur juga bukan merupakan hal yang tabu. Dengan sesama teman kerja biarpun dengan manager, kamu tidak perlu memanggil seseorang dengan Pak atau Bu cukup dengan nama mereka saja.

3. Asuransi kesehatan dari perusahaan
Di Perancis berlaku sistem kesehatan yang bernama Sécurité Social atau dapat disamakan kurang-lebih seperti BPJS. Pada saat menjadi pelajar, sécurité social ini sudah terintegrasi dengan biaya kuliah. Namun pada saat sudah bekerja, biaya ini ditanggung oleh kantor. Namun, sistem kesehatan ini hanya mencakup 70% dari total biaya yang harus dibayar saat konsultasi dokter atau saat setelah perawatan.

Selebihnya, kita bisa memilih untuk mendaftar apa yang disebut dengan mutuelle. Mutuelle mencakup 30% sisa dari biaya yang tidak ditanggung oleh sécurité social. Saat menjadi pelajar, asuransi ini tidak diwajibkan namun saat sudah bekerja, perusahan diwajibkan membayar setengah dari biaya administrasi mutuelle ini, yang mana sangat membantu untuk menjamin kesehatan pegawai.

Bila kamu sakit atau harus melakukan tindakan medis seperti check up hingga sampai operasi, kamu punya kemungkinan besar tidak harus mengeluarkan uang sepeser pun. Memiliki sécurité social dan mutuelle pun bisa menjamin kalau gaji kamu tidak dipotong saat harus terpaksa berhenti bekerja, tentunya dengan surat keterangan dokter ya! :)

4. Bantuan transportasi
Sama seperti asuransi kesehatan mutuelle, 50% dari biaya transportasi setiap bulannya ditanggung oleh kantor. Dalam beberapa kasus misalnya saat kita membawa kendaraan pribadi, perusahaan bisa menyediakan lahan parkir. Saat kamu butuh bepergian untuk keperluan kantor, perusahaan akan menanggung seluruh biayanya.

5. Voucher restaurant
Tidak hanya transportasi yang ditanggung setengah, begitu pun dengan biaya makan. Bergantung dari jenis dan besar perusahaannya, kamu dapat bisa mendapatkan fasilitas berupa voucher restoran yang berbentuk seperti buku cek. Di cek tersebut tertulis berapa besar harga yang bisa kamu pakai, biasanya sekitar 8-10€ per lembar cek. Cek ini bisa kamu gunakan untuk membayar makanan atau belanja di supermarket. Tidak hanya untuk menghemat, tiket restoran ini juga kamu bisa gunakan saat sedang makan bersama teman-teman juga! Biasanya di kantor besar ada juga fasilitas kantin dengan harga makanan yang biasanya sangat murah hanya sekitar 4-6€ per sekali makan.

6. Work/life balance!
Di Perancis ada yang disebut dengan droit à la déconnexion atau ‘rights to disconnect’. Sebagai pegawai kamu memiliki hak untuk tetap menjalankan kehidupan di luar dunia pekerjaan. Hal ini sangat penting karena pemerintah Perancis pun sadar bahwa warganya butuh memiliki keseimbangan hidup, tidak hanya selalu kerja namun juga harus memikirkan kehidupan pribadinya seperti keluarga, liburan, dsb.

Pegawai memiliki hak untuk tidak menjawab email atau telfon saat di luar jam kerja. Hal ini berlaku untuk semua orang, terlebih bagi pegawai yang punya jam kerja pasti (tidak semua pekerja memiliki kewajiban ini). Begitu sudah pulang kantor, email dan telepon bisa dijawab di hari esoknya. Namun, hal ini bisa diperdebatkan apabila kamu memiliki tanggung jawab yang besar seperti di level manager, kamu mungkin harus rela dihubungi di luar jam kerja. Saat cuti, hal ini juga menjadi sangat penting. Para pekerja di Perancis kerap kali mengambil hari cuti, seperti yang dijelaskan di atas, dan saat mengambil cuti 4 minggu pun, ia tetap memiliki hak untuk tidak diganggu.

Free right image - Unsplash
Free right image – Unsplash

Hal lain yang sudah mulai diberlakukan dalam beberapa tahun terakhir adalah kesempatan untuk bekerja di rumah. Berdasarkan dengan kontrak kerja, perusahaan dan jenis pekerjaan, kamu mungkin saja memiliki kesempatan untuk bekerja dari rumah. Waktu yang didapatkan bisa bervariasi, bisa saja satu minggu sekali, satu bulan dua kali- tergantung dari kesepakatan kamu dan kantor. Sama halnya seperti bekerja di kantor, bekerja di rumah pun membutuhkan kontrak khusus untuk menjamin keselamatan kamu saat bekerja. Bila terjadi kecelakaan saat kamu bekerja di kantor maupun di rumah, biaya penanggungannya bisa dibantu oleh perusahaan.

Jadi, sudahkah kamu memantapkan diri untuk mencari kerja di Perancis? Sebelum menjawab, tunggu artikel bulan depan mengenai kesulitan bekerja di Perancis!