Bilkent University: Kampus Internasional di Ibukota Turki

0
2478
Berpose setelah acara wisuda

Ilmu Hubungan Internasional menitikberatkan pada pisau analisis dan sudut pandang kita dalam melihat berbagai fenomena lintas batas negara. Sudut pandang ini tidak hanya dibentuk di dalam kelas tetapi juga sangat dipengaruhi pengalaman kita di luar kelas. Arnachani, Content Director Indonesia Mengglobal wilayah Asia/Middle East/Africa, berbagi pengalamannya menyelesaikan studi S1 Hubungan Internasional di Ankara, ibukota Turki. Berada di Turki, titik temu Benua Eropa dan Asia, memberikannya kesempatan belajar yang menarik untuk disimak dan, tentunya, sudut pandang yang unik.

* * *

Sebagai seseorang yang peduli dengan kualitas akademik sebuah perguruan tinggi, Bilkent University menjadi salah satu pilihan utama di saat saya mendaftar kuliah S1 di Turki pada tahun 2010. Memang Turki bukanlah destinasi kuliah yang umum bagi orang Indonesia, namun karena kebetulan keluarga saya waktu itu berdomisili di Turki, saya pikir, kenapa tidak?

Tidak disangka, Bilkent University justru menjadi tempat dimana saya membangun pondasi pemikiran kritis, memulai hubungan pertemanan sejati, dan membentuk jati diri menjadi lebih dewasa. Oleh karena itu, di sini saya ingin berbagi mengenai kampus Bilkent dan sekilas pengalaman saya berkuliah di sana.

Sekilas tentang Ankara

Peringatan hari meninggalnya Mustafa Kemal Atatürk di makamnya, Anitkabir
Peringatan hari meninggalnya Mustafa Kemal Atatürk di Anitkabir

Terletak di tengah kawasan Anatolia, Ankara merupakan ibukota Republik Turki. Apabila Istanbul adalah kota yang kaya dengan peninggalan sejarah Kesultanan Utsmaniyah, Ankara merupakan pusat budaya Turki modern yang ditandai dengan megahnya Anitkabir, monumen makam presiden pertama Turki, Mustafa Kemal Atatürk. Kota berpopulasi 5,5 juta orang ini identik dengan gedung-gedung pemerintahan dan kedutaan besar negara-negara asing.

Lokasi Ankara menjadikannya tempat yang strategis untuk merencanakan petualangan-petualangan menjelajah Turki.  Karena berada di tengah-tengah Turki, Ankara menjadi hub transportasi darat domestik yang didominasi oleh bus. Misalnya, perjalanan bus ke Cappadocia hanya memakan waktu 5 jam dengan bus, sedangkan ke Istanbul hanya 6-7 jam.

Pertama kali saya merasakan hujan salju di kampus
Pertama kali saya merasakan hujan salju di kampus

Topografinya yang berbukit-bukit menjadikan iklim di Ankara sangat unik. Perbedaan ekstrem bisa dirasakan dengan musim panas yang bisa mencapai 40°C dan musim dingin yang mencapai -20°C.

Yuk, mari mengenal Bilkent University lebih jauh

Bilkent University merupakan universitas swasta pertama di Turki yang didirikan pada tahun 1984. Menurut Times Higher Education World University Ranking, Bilkent menempati peringkat ketiga universitas terbaik di Turki dan ke-54 di Asia. Universitas ini menawarkan 34 program S1 dan 58 program S2 dan S3.

Dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama, Bilkent University mengundang banyak mahasiswa internasional, terutama dari negara-negara tetangga seperti Azerbaijan, Iran dan Afghanistan. Tak sedikit pula mahasiswa pertukaran pelajar dan S2 yang berasal dari Jerman dan Amerika Serikat, terutama mereka yang melakukan studi di bidang sejarah dan kebudayaan Turki.

Bersama teman-teman berbeda bangsa
Bersama teman-teman berbeda bangsa

Namun, tetap saja mahasiswa internasional masih menjadi minoritas di kampus, kurang lebih hanya 7% dari sekitar 13.000 mahasiswa. Di saat saya memulai studi di sana, saya adalah satu-satunya mahasiswa Indonesia di kampus, dan saat kelulusan, mahasiswa Indonesia totalnya hanya lima orang.

Bilkent University memiliki cukup banyak pengajar dan akademisi internasional, terutama dari Amerika Serikat dan Inggris. Kurikulumnya pun banyak mengambil dari Amerika Serikat. Selama empat tahun saya berkuliah di program studi Hubungan Internasional, saya tidak memerlukan kemampuan Bahasa Turki sama sekali untuk mengikuti semua mata kuliah (kecuali tentunya pelajaran Bahasa Turki, yang kurikulumnya disesuaikan untuk mahasiswa internasional). Namun tentu pada akhirnya saya bisa lancar Bahasa Turki karena tuntutan pergaulan.

Untuk studi di bidang Hubungan Internasional, para pengajar di Bilkent mengutamakan pengembangan kemampuan mahasiswa-mahasiswanya dalam berpikir kritis, bukan hanya menghafal. Kebanyakan tugas yang diberikan berbentuk esai, dimana para mahasiswa dilatih untuk menulis dengan komposisi yang baik, berargumen secara logis, dan melakukan riset dengan teliti. Mahasiswa juga dinilai dari partisipasinya dalam diskusi-diskusi di kelas, yang tak jarang menjadi ajang perdebatan yang bersahabat antar mahasiswa.

Warna-warni festival musim semi di Bilkent University
Warna-warni festival musim semi di Bilkent University

Selain memiliki kualitas akademik yang baik, Bilkent University juga memiliki kampus yang sangat besar (lebih dari 2.000 hektar) dengan fasilitas yang lengkap. Dari perpustakaan yang memiliki koleksi buku dan jurnal berbahasa Inggris yang cukup besar, fasilitas olahraga yang modern, asrama bagi mahasiswa di dalam kampus, juga sebuah concert hall yang setiap tahunnya rata-rata memfasilitasi 80 konser. Kehidupan di dalam kampus dibuat sangat nyaman, dengan adanya berbagai pilihan kantin dan restoran, dapur di dalam asrama, shuttle bus yang mengelilingi kampus, dan bahkan salon kecantikan.

Di kampus, para mahasiswa dimanjakan dengan berbagai pilihan aktivitas kemahasiswaan, dari klub-klub mahasiswa seperti Model United Nations, klub pecinta hewan, dan klub arkeologi, sampai kegiatan-kegiatan tahunan seperti festival musim semi, festival budaya Turki, dan fun run.

Dengan teman-teman klub Model United Nations
Dengan teman-teman klub Model United Nations

Pada saat saya berkuliah di sana, saya rajin menghadiri konser-konser resital para mahasiswa jurusan musik, belajar bernegosiasi di klub Model United Nations, dan nonton anime bersama dengan teman-teman Far East Club. Memang kebanyakan dari klub-klub tersebut memakai Bahasa Turki sebagai bahasa pengantar, tapi menurut saya, justru bergabung di klub-klub kemahasiswaan ini bisa menjadi kesempatan yang sangat baik untuk melatih kemampuan berbahasa Turki.

Di semester kelima studi di Bilkent, saya mendapat kesempatan untuk mengikuti program pertukaran pelajar ke Maastricht University di Belanda selama satu semester untuk mengikuti program studi European Studies. Pertukaran ini dibiayai sepenuhnya oleh Uni Eropa melalui beasiswa Erasmus. Disana saya tidak hanya memperkaya sisi akademis tapi juga berkesempatan untuk menjelajah Eropa.

Ada banyak pilihan program pertukaran pelajar yang ditawarkan oleh Bilkent University. Melalui program Erasmus, para Mahasiswa bisa memilih dari 208 universitas di kawasan Uni Eropa yang bermitra dengan Bilkent. Di luar Eropa, Bilkent memiliki perjanjian bilateral dengan 82 universitas di 17 negara lainnya, termasuk Amerika Serikat, Malaysia, dan Korea Selatan.

Bagaimana sih cara mendaftar S1 di Bilkent?

Pada waktu saya mendaftar kuliah S1 di Bilkent tahun 2010, mahasiswa asing harus mengambil ujian masuk khusus yang mirip dengan SNMPTN. Namun karena sejak tahun 2011 ujian tersebut sudah ditiadakan, sekarang mahasiswa Indonesia dapat mendaftar langsung dengan nilai UN ataupun dengan nilai-nilai ujian internasional seperti SAT, GCE A Level, dan diploma International Baccalaureate.

Selain ikut kursus untuk mempersiapkan ujian masuk di sekolah milik Yayasan Kharisma Bangsa, saya juga mempersiapkan diri dengan kursus persiapan TOEFL iBT di Jakarta. Sayangnya, pada saat itu nilai TOEFL iBT saya tidak tembus standar masuk Bilkent, sehingga saya harus mengikuti tes Bahasa Inggris yang diadakan oleh universitas. Apabila mahasiswa tidak lulus tes Bahasa Inggris tersebut, maka akan diberikan pilihan untuk mengikuti kelas persiapan bahasa, yang durasinya tergantung dengan tingkat kemampuan Bahasa Inggris masing-masing, bisa hanya satu semester atau sampai empat semester.

Suasana kampus
Suasana kampus

Pendaftaran Bilkent University bisa dilakukan secara online dan biasanya dibuka dari bulan Februari sampai Juli setiap tahunnya. Saya menyarankan pendaftar untuk mengirimkan surel sebelumnya ke kantor urusan mahasiswa internasional apabila membutuhkan klarifikasi lebih lanjut mengenai kelengkapan pendaftaran.

Apakah Bilkent menawarkan beasiswa?

Biaya kuliah di Bilkent University bagi mahasiswa S1 internasional adalah USD 14.500 per tahun dan dari pihak universitas menawarkan beasiswa bagi mahasiswa internasional. Calon mahasiswa bisa mendaftar untuk beasiswa tersebut pada saat pendaftaran. Pihak universitas akan mempertimbangkan pemberian beasiswa berdasarkan nilai SMA, nilai ujian, program studi pilihan, dan kriteria akademis lainnya. Berdasarkan pertimbangan tersebut, mahasiswa bisa diberikan lima level beasiswa, dari tuition waiver sebanyak 20%, 40%, 60%, 80% atau 100%.

Saat saya berkuliah di sana, orang tua saya membiayai biaya kuliah di tahun pertama. Lalu untuk tahun-tahun berikutnya, saya mendapatkan Merit Scholarship sebesar 100%. Merit Scholarship diberikan secara otomatis kepada mahasiswa non-beasiswa yang IPK-nya termasuk dalam 5% IPK teratas di program studinya: 1% pertama mendapatkan beasiswa 100%, 1% kedua mendapatkan beasiswa 80%, dan seterusnya.

Titik tengah dua benua

Berkuliah di Turki telah memberikan saya akses ke dua benua (Asia dan Eropa), baik dari segi pergaulan maupun dari segi cara berfikir. Seperti Indonesia, Turki memiliki budaya yang heterogen dikarenakan lokasinya yang selama berabad-abad menjadi bagian dari jalur perdagangan antar benua. Secara umum, masyarakat Turki sangatlah ramah dan mengutamakan nilai-nilai kekeluargaan. Tak jarang di saat saya backpacking ke daerah-daerah pedesaan, warga lokal akan menawarkan saya (orang asing yang kebetulan lewat) untuk duduk dan minum teh di rumah mereka. Keramahan tersebut membuat saya mudah berteman dengan orang-orang Turki. Tapi untuk mempertahankan pertemanan tersebut, saya memang harus cepat belajar berbahasa Turki.

Untuk masalah agama, Turki memang identik dengan agama Islam. Namun, seperti pula di Indonesia, tingkat kepercayaan dan praktek agama Islam di Turki sangat beragam. Dikarenakan Ankara adalah ibukota Turki modern yang berdasar kepada nilai-nilai sekuler, saya pun agak kaget saat pertama melihat mushola wanita di kampus yang ukurannya hanya muat untuk dimasuki tiga orang. Selain itu, pada bulan Ramadhan, kerap saya menjadi satu-satunya orang yang menjalankan ibadah puasa di kelas.

Apa yang menjadikanmu unik?

Suasana wisuda
Suasana wisuda

Saya sangat bersyukur telah berkesempatan untuk berkuliah di Bilkent University. Pengalaman tiga tahun berkuliah di Turki ditambah satu semester di Belanda menjadikan saya stand out from the crowd dan menjadi daya tarik sendiri pada saat mencari kerja. Saya juga merasa pengalaman studi saya kerap menjadi topik pembuka pembicaraan dengan orang-orang yang baru saya kenal.

Dari segi sudut pandang, saya merasa berkuliah di Turki telah menjadikan saya seseorang yang berfikiran terbuka dan empatik, belajar dari keramahan budaya Turki dan pengalaman berteman dengan orang-orang yang memiliki latar belakang bangsa dan budaya yang berbeda.

* * *

Sumber foto: koleksi penulis