Rahasia NTU/NUS Undergraduate International Admissions

0
1302
NTU and NUS, sourced from TodayOnline.com

Apakah berkuliah di Nanyang Technological University (NTU) atau National University Singapore (NUS) adalah impianmu? Kalau jawabanmu adalah ya, yuk baca rahasia masuk NTU/NUS yang dibagikan Adit di sini.

Hello aspiring NTU-ians ans NUS-men! Deadline untuk pendaftaran NTU/NUS sudah di ambang pintu, dan dengan di publish nya artikel ini, you only get two days left hingga deadline pendaftaran untuk academic year 18/19, yakni 15 Desember 2018. Bagi teman-teman yang sudah mendaftar, sekarang adalah saat dimana kita playing the waiting game, dimana kita menunggu status seleksi rapor sembari kita mempersiapkan diri untuk University Entrance Examinations di bulan Februari yang akan datang.

I recently had a conversation with one of the administrators from NTU OAFA (Office of Admissions and Financial Aid, atau kantor pengurus pendaftaran). Beliau menjelaskan beberapa insights tentang pendaftaran NTU, dan memberikan “rahasia” di balik pertanyaan “Bagaimana sih, cara NTU/NUS memilih mahasiswa Indonesia?” Dalam artikel yang singkat ini, saya akan coba membahas sedikit dari mekanisme pendaftaran NTU dan beberapa myth busters untuk menjawab beberapa mitos di kalangan komunitas penggiat perkuliahan Singapura.

A quick disclaimer, this post just meant for informational purposes only. The information described in this article is the accumulation of the writer’s knowledge based on conversations and information session and should not be considered for consultative, decision making, and appealing purpose. That aside, lets dive in to it!

1. Your UAN results does not matter, as long as it is decent enough
Ijazah kamu di Indonesia hanya menyatakan bahwa kamu lulus, tapi belum berarti kamu kompeten. Untuk menunjukan seberapa kompeten kamu dengan calon mahasiswa dari Singapura, kamu harus mengerjakan University Entrance Examinations (UEE). UEE adalah tes yang dirancang sedemikian rupa untuk mimick the A-level exams, dan di beberapa situasi kadang UEE sedikit lebih susah daripada A- levels.

Information provided by Nanyang Technological University
Information provided by Nanyang Technological University

This could mean two things. Pertama, seberapa baik nilai UN kamu, yang bisa kamu gunakan untuk menunjukan performa kamu ke institusi pendidikan di Singapura hanyalah nilai UEE/A-levels kamu dan kompetisi internasional (IMO, IBO, IChO, IPhO, dsb). Seperti yang ditunjukan di gambar diatas, apabila kalian melihat poin nomor 2 dan 3, ini dapat diartikan bahwa nilai raport SMA kamu dari semester 1 hingga 4 akan dijadikan “penentu” apakah kamu akan diundang untuk UEE, dan nilai UEE kalian akan dijadikan”penentu” apakah kamu akan diterima di NTU.

On the other hand, this could mean that kalau kalian sudah yakin dengan UEE kalian, kalian tidak perlu terlalu memusingkan nilai UAN kalian, dimana biasanya anak-anak yang mendaftar NTU/NUS memiliki tendensi untuk mendapatkan nilai yang sempurna untuk UAN (95 keatas). Cukup dengan mendapat nilai yang decent, di range 80-85 di UAN dan mendapatkan ijazah dari SMA di Indonesia, dipadukan dengan nilai UEE yang bagus, kalian sudah mendapatkan tempat di NTU/NUS.

Give all your best for UEE! Results do matter.

2. ‘Bimbel’s arent necessary, provided that you have a strong discipline
Beberapa dari peserta bachelor’s class saya beberapa minggu yang lalu bertanya.
“Kak Adit, apakah dengan mengikuti bimbel (bimbingan belajar) terkenal di Jakarta, atau beberapa bimbel terkenal di daerah lainya merupakan suatu hal yang wajib?”

Personally, walaupun saya mengikuti bimbel untuk waktu yang relatif singkat, I strongly believe that one can succeed tanpa ada bantuan bimbel, asalkan mereka memiliki disiplin yang kuat dan jadwal belajar yang teratur.

Dalam mempersiapkan tes NTU/NUS, kamu harus memiliki disiplin belajar yang kuat dan jadwal belajar yang konkrit dan teratur. Salah satu contoh dari jadwal untuk review (Iya benar, review. You should have learned these topics by now) yang saya rekomendasikan mungkin sebagai berikut: (tanggal menunjukan minggu dimana tanggal itu berada, atau “the week of“)

The week of:

  • 23/12/17 – Math: Functions and Graph, Sequence and Series. Physics: Measurements, Kinematics, Dynamics, Forces.
  • 30/12/17 – Math: Vectors & Complex Number. Physics: Work, Energy & Power, Motion in a Circle, Gravitational Field.
  • 06/01/18 – Math: Calculus. Physics: Oscillation, Wave Physics and superposition.
  • 13/01/18 – Math: Statistics (Permutation & probability, Statistical Distribution, Sampling & hypothesis testing, correlation and Regression). Physics: Thermal Physics, Electricity and Magnetism.
  • 20/01/18 – Physics: Modern Physics. English.
  • 27/01/18 – Sample papers tryouts, and clearing out the remaining materials.
  • 03/02/18 – Hari-H UEEIngat, jadwal di atas hanyalah contoh, dan melihat banyaknya materi yang harus dipelajari, kalau kalian tidak bisa stick to your schedule dan disiplin dalam belajar, bimbel akan sangatlah membantu kamu dalam mengatur jadwal belajar dan latihan yang kamu perlukan untuk meraih sukses dalam UEE.

3. Your faculty selection matters, choose it wisely
Setelah UEE, nilai yang kamu peroleh akah diproses dan di ranking bedasarkan urutan, dimana peserta ujian yang menuduki posisi 10% teratas dari angkatan mereka akan mendapat nilai A, 10% selanjutnya akan mendapat nilai B, dan seterusnya.

Ketika UEE, apabila kamu yakin kamu bisa mengerjakan lebih dari 95% soal, kamu ada di range A+, apabila 86%-95% kamu ada di range A, 76-85% kamu di B dan 66-75% C. Kalau kamu tidak bisa mengerjakan paling tidak 60-70% dari soal UEE, I am sorry to tell you that most likely you won’t be selected.

Namun pertanyaan besarnya adalah, setelah di ranking dan ternyata dapat nilai B, apakah itu berarti peserta tersebut gagal masuk ke NTU/NUS? Not exactly.

Indicative Grade Profile, Nanyang Technological University
Indicative Grade Profile, Nanyang Technological University
Indicative Grade Profile, National University of Singapore
Indicative Grade Profile, National University of Singapore

Di dua gambar yang diatas, bisa kita lihat “indicative grade profile” dari Nanyang Technological University dan National University of Singapore. Disana tertulis ada AAA/A, AAA/B, dan lain sebagainya. Tabel ini mungkin agak membingungkan, jadi bagaimana kita menggunakanya? Let me give you an example.

Misalkan kamu mendaftar Teknik Mesin atau Mechanical Engineering untuk both NTU dan NUS. Waktu NTU/NUS UEE, kamu merasa kamu bisa mengerjakan 85% persen dari semua soal UEE yang diberikan. This indicates that you are around B+ to A- on the bellcurve. Setelah kamu tahu kira- kira kamu berada di range B+ sampai A-, mari kita lihat ke tabel 2 dan 3. Di tabel 2, kita bisa melihat bahwa Mechanical Engineering NTU berada di rentang BCC/C hingga AAA/A dan NUS dari AAB/C hingga AAA/A. Dari situ kita bisa lihat, untuk nilai B+ hingga A-, kita bisa kurang lebih memprediksikan bahwa kamu tidak akan diterima di NUS karena cutoff NUS dari A- hingga A+, dan kamu mungkin akan diterima di NTU karena range nilainya dari B- hingga A+.

Kok ada banyak C, B dan A nya di tabel diatas? Bagaimana saya menentukan cuttoff nilai nya? Cara paling gampang untuk menentukan nya adalah dengan mengambil rata-rata atau mayoritas indicative grade profile. Sebagai contoh, 10th percentile di NUS Mechanical Engineering adalah AAB/C, jadi kalau di rata-rata akan mendapat A-. Memang cara penilaian ini agak sedikit rudimentary, tapi paling tidak kita bisa paham bagaimana kita bisa mengukur kemampuan kita dalam UEE.

Benang merahnya adalah, setiap sekolah memiliki grading criteria nya masing-masing dan pilihan fakultas sangat menentukan apakah kamu akan diterima di NTU/NUS. Apakah berarti kalau kamu sudah memilih fakultas yang “susah” kamu tidak akan diterima di NTU/NUS? Not exactly! Kamu masih bisa belajar dan memberikan segala usaha dan kerja keras maksimal kamu di masa persiapan ini.

Conclusion
Artikel ini ditujukan untuk pembaca dan aspiring diaspora yang ingin mengenal lebih lanjut proses pendaftaran dan seleksi universitas di Singapura, khususnya NTU dan NUS. Informasi dari artikel ini hanyalah salah satu dari beberapa faktor yang dipertimbangkan panitia pendaftaran dalam menentukan sukses tidak nya pendaftaran kamu di NTU/NUS.

Apabila kamu tidak memenuhi kriteria ataupun sudah memilih jurusan yang notabene “susah”, artikel ini tidak bermaksud untuk men-discourage-kan kamu! Justru gunakan informasi ini sebagai pemacu belajar kamu, dan apabila kamu sudah mendapatkan tolak ukur untuk performa kamu di UEE, ini dapat dijadikan penolong dalam menentukan langkah kamu untuk mendaftar perguruan tinggi di negara lain atau perguruan tinggi lainya di Indonesia. As the saying goes, the best decision you could make is the well-informed decision.

I wish you all the best for your UEE! Work hard and results will follow, keep hustling!

Note:
Indicative Grade Profile untuk NTU bisa di download di sini: http://www3.ntu.edu.sg/oad2/website_files/IGP/NTU_IGP.pdf

sedangkan untuk NUS bisa di download di sini: http://www.nus.edu.sg/oam/docs/NUS%20IGP%202017.pdf

 

SHARE
Previous articleHow to Have an Effective Note Taking While in School
Next articleNetherlands – Indonesia Post-Colonial Proximity
Born and Raised in Surakarta, Ignatius is currently pursuing an Engineering degree at Nanyang Technological University (NTU) Singapore. Prior to joining Indonesia Mengglobal, Ignatius was a former public relations officer at PINTU (Pelajar Indonesia NTU) and is currently a Business and Corporate Executive at PPIS (Perhimpunan Pelajar Indonesia Singapura). Ignatius is a friendly, supportive and inquisitive person, and he always eager to connect with others. Feel free to find him at his Quora, LinkedIn, and Facebook pages at the description below or drop an email to ignatiusadityah@gmail.com.