Q&A: Kuliah Fashion di University of Manchester

0
29

Artikel kali ini, Indonesia Mengglobal mewawancara Saphira Anissa atau yang biasa dipanggil Sasha. Sasha baru saja menyelesaikan S1 nya dari University of Manchester dan telah secara resmi mendapatkan gelar BSc (Bachelor of Science) dengan jurusan fashion pada tahun 2016 ini.

Apa saja kesibukan anda saat ini?

Saat ini saya memang harus kembali ke Jakarta untuk mengurus berkas-berkas yang diperlukan untuk kembali lagi ke Inggris dan melanjutkan S2 saya. Jadi kesibukan saya saat ini beragam dari membaca buku atau nonton film-film dokumenter yang beragam dari travel atau gaya hidup sampai misteri.

Apa kesibukan anda sebelum berkuliah di Inggris?

Sebelum berkuliah di University of Manchester saya bersekolah di Binus International School Serpong, dengan kurikulum Cambridge. Jadi nilai dari Cambridge International Examination ini lah yang saya pergunakan untuk mendaftar ke universitas-universitas di Inggris. Sebelum saya masuk University of Manchester, saya mengikuti foundation terlebih dahulu, lalu nilai foundation ini yang saya pakai sampai akhirnya saya dapat diterima di University of Manchester.

 

13692752_10154397505957072_3544431280689680678_n 13775348_10154397508107072_7667300869447933482_n 13781855_10154397505072072_5250092758565418860_n

Bisa anda jelaskan tentang perkuliahan dan jurusan anda di Inggris?

Dulu saya memilih negara Inggris sebagai tujuan perkuliahan karena memang sudah tertarik dengan negaranya sejak awal. Saya memang sudah berencana untuk bersekolah di negara yang bahasa native nya adalah Inggris, tapi selain Amerika. Alasan lain juga karena menurut saya Inggris masih memiliki budaya yang begitu kental dibandingkan dengan negara-negara berbahasa Inggris lainnya.

Kalau untuk pilihan kota sendiri, Manchester menjadi kota pilihan saya karena Manchester merupakan salah satu kota terbesar di Inggris. Menurut saya Manchester adalah kota yang sangat pas untuk pelajar, karena kotanya lengkap sehingga memudahkan para pelajar asing dan juga tidak terlalu besar seperti London, jadi saya rasa pas untuk memulai berkuliah di luar negri dengan berkuliah di kota ini. Selain itu menurut saya kotanya cocok untuk pelajar karena jauh lebih relax dan laidback dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya.

Di University of Manchester saya mendapatkan gelar BSc pada jurusan Fashion and Textile Retailing. Jurusan ini sangat unik karena jurusan fashion di University of Manchester bergelar BSc atau Bachelor of Science. Di jurusan ini kami para mahasiswa lebih diarahkan ke sisi tehnik fashion, seperti garments manufacturing, mulai dari proses jahit, produksi, dan akhirnya retail. Di jurusan ini saya juga mempelajari fashion buying, marketing and merchandising, production management, dan juga supply chain management. Misalnya saya belajar untuk membuat baju dari tahap marketing planning, seperti apa saja yang lagi trending saat ini, dari segi warna, motif dan lain lain. Lalu dilanjutkan ke proses pembuatannya di Pabrik.

Saya juga mempelajari proses menjahitnya, contohnya untuk baju A ini saya mau membuat beragam dengan 10 warna yang berbeda dan dengan ukuran 4-20 (UK size) dan bagaimana baju ini dapat menjadi produk yang memuaskan dan sesuai kebutuhan, baik dalam segi bahan hingga proses menjahit yang benar.

Apa pengalaman yang paling berkesan selama berkuliah di jurusan dan universitas anda?

Saat tahun kedua perkuliahan, jurusan saya mengadakan fieldtrip ke Paris untuk menghadiri acara trade show Premiere Vision. Acara ini merupakan textile exhibition yang dihadiri orang-orang ternama dari industri fashion dunia untuk melihat prints, texture, atau warna apa yang akan trending pada musim berikutnya. Perjalanan ini begitu inspiring karena saya dapat melihat langsung cara kerja para profesional dari dunia fashion, apalagi di Paris, kota yang sering disebut sebagai pusat fashion dunia.

1925230_10153082212552072_9024443404049597642_n

10968395_10153082212147072_6565979693582066096_n

Premiere Vision: Textile Exhibition

Apa alasan kembali ke Inggris untuk melanjutkan Master’s Degree anda?

Saya sudah cocok dengan academic culture Inggris, jadi dari pada saya memulai dari 0, saya memilih untuk kembali ke Inggris. Saya yakin Inggris merupakan negara yang cocok untuk mengasah kemampuan, serta menginspirasi saya di bidang yang saya minati, yaitu fashion dan pemasaran. Selain itu saya masih belum puas dan saya merasa kalau masih banyak hal yang belum saya explore, baik di Inggris sendiri maupun Eropa. Alasan lain saya memilih kembali ke Inggris karena saya masih ingin mengasah kemampuan berbahasa Inggris, interpersonal, dan juga networking saya.

Dimana anda akan melanjutkan Master’s Degree anda?

Untuk Master’s Degree saya akan melanjutkan di Coventry University London Campus dengan jurusan International Marketing. Jurusan ini merupakan MBA program namun tidak membutuhkan pengalaman bekerja terlebih dahulu. Sangat pas untuk saya yang mau langsung melanjutkan S2.

Alasan saya mengambil International Marketing adalah karena pada saat S1, pelajaran ecommerce merupakan pelajaran yang paling menarik fokus dan minat saya. Maka dari itu itu saya memilih International Marketing agar bisa mendapatkan insights lebih tentang dunia pemasaran dan nantinya dapat memasarkan produk Indonesia ke pasar internasional, terutama karya fashion Indonesia. Impian saya setelah menyelesaikan Master’s Degree ini adalah kembali ke Indonesia dan bekerja di perusahaan fashion agar saya dapat berkontribusi dan bersama-sama membangun dan memajukan industri fashion Indonesia.

Featured Image: Photo Courtesy of Google Image

Photos: Author’s collections

Edited by Deandra Madeena Moerdaning