The Welsh Life: Mengapa Wales Menjadi Destinasi Menarik Untuk Kuliah

2
877

Dari pengalaman saya, tidak banyak orang yang benar-benar mengetahui dimana letak Wales — salah satu negara bagian dari United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland. Sejujurnya, jika kalian bertanya kepada saya 6 tahun yang lalu, saya tidak akan menyangka akan kuliah di Wales. Saya bahkan tidak tahu di mana letak Wales jika harus menunjukkannya di peta.

Perkenalan saya dengan Wales dimulai saat melakukan riset tentang universitas tujuan di UK. Karena saya ingin kuliah jurnalistik, saya melakukan riset berbagai ranking universitas yang paling baik di bidang tersebut, dan nama yang selalu menduduki peringkat teratas adalah Cardiff University (yang sekarang menduduki peringkat satu di tabel ranking The Guardian Good University Guide! Hore!). Karena merasa cocok dengan program tersebut, saya pun memasukkan Cardiff University di urutan teratas universitas pilihan saya. Akhirnya, setelah perjuangan panjang melewati ujian akhir dan proses pendaftaran, saya tak menyangka akhirnya diterima masuk ke Cardiff University.

Saat itu, ketika saya menyebutkan universitas tujuan saya, tidak jarang penjelasan saya dibalas dengan pertanyaan “Di mana itu Cardiff?”, “Wales itu di bagian mananya, ya? Utara, ya?”, “Deket dengan London?” dan berbagai pertanyaan lain yang terkadang harus saya jawab dengan menunjukkan Google Map. Bahkan setelah mengenyam pendidikan di Cardiff pun, setiap kali saya pulang untuk liburan, seringkali disambut dengan pertanyaan “Bagaimana kuliahnya di Inggris?”. Atau lebih parah lagi: “Bagaimana kuliahnya di London?”.

Saya menyerah.

Mari saya coba jelaskan.

Jadi, di mana letak Wales?

 

Pertama, harus kalian ketahui dahulu bahwa United Kingdom atau Inggris Raya, terdiri dari 4 negara, yakni Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. Wales sendiri terletak di bagian barat daya dari pulau Britania, dan Cardiff adalah ibu kotanya.

 

Universitas apa saja yang ada di Wales?

Pilihan universitas di Wales memang tidak sebanyak di Inggris, namun Wales merupakan tuan rumah universitas berkelas dunia. Di Cardiff sendiri terdapat 3 universitas terbesar yakni: Cardiff UniversityUniversity of South Wales dan Cardiff Metropolitan University. Di Cardiff juga ada akademi musik dan drama, yakni Royal Welsh College of Music and Drama. Sementara di wilayah Wales lainnya ada Swansea University di bagian Barat, serta Bangor University dan Aberyswtyth University di Wales Utara.

Sebaiknya jangan tanya saya universitas mana yang terbaik, karena saya pasti akan jawab alma mater saya, tapi itu tidak adil. Saya selalu mengajak teman-teman untuk melakukan riset sendiri mengenai universitas tujuan, karena tidak ada sistem one size fits all untuk perguruan tinggi. Tapi, yang saya tahu pasti, jika kalian tertarik untuk mengenyam pendidikan tinggi di Wales, kalian akan mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

 

Apa yang membuat kehidupan di Wales unik?

 

Bahasa. Kita akan langsung mengetahui kapan kita telah melintasi perbatasan Inggris dan Wales, karena semua papan nama berubah menjadi bilingual Bahasa Inggris dan Welsh. Dilihat sekilas, bahasa Wales ini memang aneh sekali. Konsonan semua, bingung bacanya. Di stasiun kereta ataupun pusat perbelanjaan, pengumuman di loudspeaker pun dua bahasa dan walaupun sudah lama tinggal di Wales, masih tetap terdengar aneh di telinga saya. Tapi justru inilah yang membuat Wales unik dan menjadi destinasi menarik untuk belajar.

Di Cardiff sendiri, tempat saya tinggal dulu, tidak banyak orang yang menggunakan bahasa Wales dalam kesehariannya. Hal ini dikarenakan di ibukota tersebut, penduduknya sudah bercampur baur dengan orang Inggris ataupun imigran dari negara lain. Akan tetapi, di Wales Utara, masih banyak penduduk yang fasih berbahasa Wales.

Alamnya. Pesona alam di Wales harus diakui tak tertandingi di seluruh Britania Raya. Tak jauh dari Cardiff, ada cagar alam Brecon Beacons, yang menjadi tujuan populer di Inggris untuk hiking dan camping. Di Wales Utara, juga ada taman nasional Snowdonia yang sangat terkenal. Wales juga memiliki daerah pesisir yang sangat indah, dengan tebing-tebing tepi pantainya yang tinggi. Pastinya, jika tinggal di Wales, tidak akan kehabisan destinasi untuk melepas penat disaat akhir pekan.

Budaya dan Seni. Walaupun Cardiff tidak seramai London, tapi ibukota Wales ini juga sarat dengan budaya dan seni. Tidak jarang Cardiff mengadakan pameran seni di National Museum of Wales ataupun di berbagai galeri-galeri kecil. Bagi pecinta musik, para musisi kelas dunia tidak jarang mengunjungi Cardiff sebagai bagian dari tour-nya. Belum lagi festival makanan, budaya lokal ataupun parade St. Davids Day. Di luar Cardiff pun kalian dapat menemukan berbagai festival seni dan budaya lainnya seperti Hay Festival, Abergavenny Festival dan banyak lagi. Tidak akan bosan, deh, pokoknya!

Rugby. Kalau kalian belum kenal rugby sekarang, tidak apa-apa. Karena, jika tinggal di Wales, mau tak mau kalian akan mengenalnya, dan mungkin akan ketagihan dengan olahraga ini! Jika di Inggris pertandingan yang akan membuat jalanan ditutup dan ramai adalah sepak bola, di Wales adalah rugby. Kasarnya, rugby adalah agama di negara ini. Sama saja dengan sepak bola, persaingan antara Inggris dan Wales sangatlah ketat dan menegangkan. Jika Wales memenangkan sebuah pertandingan (apalagi jika menang atas Inggris), jangan kaget melihat pesta kemenangan melimpah ruah sampai ke jalan raya. Itu mungkin culture shock utama saat tinggal di Cardiff. Jika terjebak di tengah keramaian tersebut, apa boleh buat, just join the party.

Saya janji, tulisan ini sama sekali tidak disponsori pemerintah Wales ataupun alma mater saya. Tapi, saya berani mengakui bahwa saya jatuh cinta dengan Wales, dan Cardiff selamanya akan menjadi rumah kedua saya. Walaupun sering bosan ditanya terus tentang Wales, sebenarnya saya menyayangkan tidak banyak teman-teman di Indonesia yang dapat menikmati keindahan negara ini. Saat saya kuliah di Cardiff pun, teman-teman Indonesia bisa saya hitung dengan jari, diantara 30.000 murid di kampus saya. Walaupun demikian, komunitas teman-teman Indonesia di seluruh Wales sangatlah kompak dan akrab satu sama lain. Saya tetap bisa melepas rasa homesickness dengan mereka.

Selain itu, Wales mungkin tidak sama terkenalnya dengan negara bagian United Kingdom lain, tetapi negara kecil ini menyimpan keindahan dan tak butuh waktu lama untuk menjadikannya rumah kedua kalian. Ada sebuah kata dalam Bahasa Wales yang tak bisa diterjemahkan: Hiraeth. Arti terdekat dari kata itu adalah rasa rindu atau homesickness yang tidak dapat dijelaskan. Oxford Dictionary menerjemahkannya sebagai: “a homesickness for a home you cannot return to, or that never was”.

Menurut saya, hiraeth hanya dapat diterjemahkan bagi mereka yang telah menjadikan Wales sebagai rumah kedua mereka. Karena ketika kami kembali ke kampung halaman masing-masing, rasa homesickness untuk Wales tidak mudah untuk dijelaskan.

 

Image source: Cardiff Bay by Gareth James, Map of Wales by Wikimedia Commons, UK longest railway sign by Cyberinsekt
All images licensed by Creative Comons 2.0 

 

  • Cybil サシ

    Terima kasih postingnya! Saat ini saya lagi kuliah di salah satu universitas Bandung. Pingin ngejar ke universitas2 yang disebutkan diatas karena jurusannya cocok banget sama saya (dan biayanya lumayan). Kalau boleh tahu biaya yang dikeluarkan kasarnya berapa persemester atau pertahun ya? Trims!

  • hazz

    di cardiff univ ada jurusan psikologi apa gak ya?