Serba-serbi Belajar Di Chinese University of Hong Kong

1
2675

Perkembangan ekonomi negeri Tiongkok membuat Hong Kong dipandang menjadi pintu masuk ke sektor ekonomi atau industri di Tiongkok. Oleh karena itu, kepopuleran Hong kong sebagai destinasi kuliah meningkat setiap tahun, dilihat dari jumlah mahasiswa mahasiswi yang meningkat di universitas-universitas di Hong Kong. Beberapa nama universitas di Hong Kong telah diketahui oleh banyak calon mahasiswa yang berencana untuk melanjutkan studi di luar negeri. Namun, universitas saya, The Chinese University of Hong Kong (CUHK) hampir tidak terdengar di Indonesia, padahal CUHK memiliki reputasi yang baik jika kita lihat dari daftar universitas terbaik dunia. Bedasarkan QS University Ranking 2014, CUHK menduduki peringkat 6 di Asia dan peringkat 46 di dunia.

 

Sebagai universitas terbesar di Hong Kong bedasarkan ukuran, CUHK memiliki banyak jurusan kuliah yang menarik, dari Businesss Administration hingga Fine Arts dengan durasi belajar selama 4 tahun. CUHK juga memiliki program double degree dan minor yang dapat mahasiswa pilih setelah diterima.

 

Ukuran besar CUHK juga didukung oleh sistem college[1] dimana mahasiswa S1 diterima di college selain universitas. College juga menyediakan tempat di mana mahasiswa menerima pendidikan holistik. CUHK merupakan satu-satunya universitas di Hong Kong yang menerapkan sistem college ini. Agar lebih mudah, bayangkan CUHK seperti Hogwarts di Harry Potter dan Gryffindor sebagai salah satu college dimana mahasiswa akan diterima.

 

Pendaftaran ke CUHK telah didukung oleh sistem pendaftaran online yang sangat mudah dilakukan, yang dibutuhkan adalah sebagai berikut: hasil tes IELTS (min. band: 6.0)/TOEFL (nilai minimum untuk ujian elektronik: 80), fotokopi sertifikat ekstrakurikuler, fotokopi ijazah SMA/International Curriculum, fotokopi paspor dan surat rekomendasi dari guru sekolah. Biaya pendaftaran adalah sebesar 450 HKD (sekitar Rp. 740,000.00). Setelah mahasiswa diterima uang kuliah tahunan adalah 120,000 HKD.

 

Pendaftaran S1 CUHK dibuka dari awal bulan Oktober hingga pertengahan bulan Mei pada tahun selanjutnya. Jika diterima, calon mahasiswa akan mendapatkan surat penerimaan dalam satu sampai dua bulan setelah online application telah dikirim. Dari pengalaman pribadi, waktu konfirmasi penerimaan dikirim sangatlah bergantung dengan hasil akademis/non-akademis kita dan jurusan yang kita inginkan. Hal ini dikarenakan oleh kuota yang terbatas untuk mahasiswa internasional dalam setiap jurusan.

 

Menurut saya dan bedasarkan pengalaman sebagian besar mahasiswa Indonesia di CUHK, CUHK sangatlah dermawan memberikan beasiswa untuk mahasiswa luar negeri. Beasiswa dapat diperoleh dari universitas, fakultas dan juga college. Beasiswa yang diberikan bermacam-macam, ada yang bedasarkan prestasi akademis dan juga non-akademis. Saran saya, apabila diterima di CUHK, tunjukkanlah prestasi akademik/non-akademik kalian sebaik-baiknya agar dapat dianugerahkan dengan Hong Kong Special Administrative Region (HKSAR) Government Admission Scholarship[2]. Beasiswa HKSAR ini dapat diperbaharui setiap tahunnya hanya dengan kondisi GPA (grade point average[3]) diatas 3.0 dan pembaharuan ini disetujui oleh dewan beasiswa. Beasiswa ini akan membayar seluruh uang kuliah setiap tahun dan mahasiswa dipilih tanpa memerlukan seleksi yang terpisah dari pendaftaran universitas. Jika tidak dianugerahi beasiswa ini, masih banyak beasiswa yang ditawarkan oleh universitas, college dan pemeritah Hong Kong yang terbuka untuk pendaftaran.

 

College adalah tempat dimana kita akan menghabiskan sebagian besar waktu kita, karena di sanalah asrama kita berada. Kabar baiknya, CUHK menjamin mahasiswa internasional akan terus mendapatkan asrama selama durasi studi di CUHK. Jadi, kalian tidak perlu khawatir masalah untuk menyewa tempat di luar kampus yang lumayan mahal (min. 4,000 HKD per bulan). Biaya untuk tinggal di asrama sangatlah ekonomis untuk mahasiswa, sekitar 1,200 HKD per bulan. Selain asrama, college juga memiliki kantin. Harga makanan di 36 kantin universitas disubsidi oleh universitas sehingga harganya jauh lebih murah daripada makanan di luar kampus. Bagi kalian yang mencintai olah raga atau aktifitas komunitas lainnya, college adalah tempat untuk memulai semua aktifitas tersebut. Dengan adanya college, mahasiswa dapat mendaftar ke tim college dalam bidang olahraga, kesenian, dsbg. sebelum masuk ke tim universitas.

 

Dinamis – adalah kata terbaik untuk menjelaskan kehidupan di Hong Kong. Hiruk pikuk pada malam hari terus berlanjut hingga jam 5 pagi dini hari di beberapa restoran dan pusat kota yang jika di siang hari dipenuhi oleh orang-orang profesional yang sibuk dengan pekerjaan mereka.

 

Adanya MTR (mass transit railway[4]) membuat tempat-tempat di Hong Kong sangat mudah dijangkau dalam waktu yang pendek. Harga MTR pun sangat bersahabat untuk mahasiswa dengan adanya diskon 50% untuk mahasiswa. Kemudahan transportasi ini sangat disayangkan jika tidak kita gunakan dengan baik untuk mengeksplorasi Hong Kong. Saya percaya keseimbangan hidup dan belajar merupakan sesuatu yang sangat penting bagi pelajar. Hong Kong sangat kaya akan kulinernya yang beragam dan tempat wisata yang dapat dijelajahi tanpa mengabaikan pelajaran yang ada di universitas.

 

Untuk pertanyaan lebih lanjut mengenai CUHK, silahkan mengirimkan email kepada saya di melisa.junata@gmail.com.


[1] komunitas kecil dimana asrama, kantin dan fasilitas lainnya berada

[2] beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Hong Kong untuk mahasiswa baru

[3] sistem penilaian di universitas

[4] MTR: semacam kereta yang dipakai untuk transportasi di Hong Kong

SHARE
Previous articleSeminar Indonesia Mengglobal 2015
Next articleJangan Mati Kutu Sebelum Mendaftar
Melisa Junata
Melisa Junata is a Senior at The Chinese University of Hong Kong (CUHK), where she is studying Biomedical Engineering with Business minor. She is fortunate to receive HKSAR (Hong Kong Special Administrative Region) Scholarship to fund her study in CUHK. She is a former rower in her college rowing team. She is planning to pursue further research degree in the field of Neuroengineering/Rehabilitation Engineering. She has previously worked in Rehabilitation Institute of Chicago as a Research Intern. Melisa is currently the President of PPI-HK and has been active in the organization since her freshman year. With increasing popularity of Hong Kong as a higher education destination, PPI-HK has organized several pre-departure and welcoming events for new Indonesian students coming to Hong Kong. Reading business and psychology books and playing cello are her idiosyncratic recreations.