Pengalaman Berkuliah di Community College Melalui Program Beasiswa CCIP

2
99

Banyak orang yang memandang sebelah mata tentang community college. Faktanya, community college telah memberikan saya banyak kesempatan untuk menorehkan prestasi selama belajar di Amerika. Prestasi-prestasi ini tentunya juga telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi karir sekembalinya saya ke Indonesia untuk mencari pekerjaan. Pengalaman-pengalaman tersebut membuat saya semakin menyadari minat dan kemampuan diri di bidang-bidang yang tidak pernah saya sadari sebelumnya.

Apa itu community college?

Community college adalah perguruan tinggi dua-tahun yang memberikan gelar associate (diploma) yang dapat ditransfer, dan juga sertifikasi. Ada banyak jenis gelar associate, tetapi faktor yang membedakan adalah apakah gelar tersebut dapat ditransfer atau tidak. Biasanya, ada dua jalur gelar primer: satu untuk transfer akademik dan yang lainnya untuk mempersiapkan mahasiswa mendapatkan pekerjaan secara langsung. Gelar universitas yang dapat ditransfer umumnya associate of arts (diploma seni) atau associate of science (diploma sains). Yang tidak dapat ditransfer adalah gelar associate of applied science (diploma sains aplikasi) dan certificates of completion (sertifikat kelulusan).

Lulusan community college pada umumnya mentransfer ke college bermasa studi 4-tahun atau universitas untuk memperoleh gelar strata 1 (S1). Karena mereka dapat mentransfer kredit-kredit yang telah diselesaikan di community college, mereka dapat melengkapi program bachelor di universitas dalam waktu dua tahun atau lebih. Banyak juga yang menawarkan ESL atau program Bahasa Inggris intensif, dimana akan mempersiapkan mahasiswa untuk mata kuliah tingkat universitas (Study inUSA, 2015).

Keuntungan berkuliah di community college

Biaya

Berbicara tentang untung selalu identik dengan urusan uang. Keuntungan langsung dari berkuliah di community college di banding langsung masuk ke 4 year university adalah tuition. Kuliah di community college bisa menghemat sampai dengan 70% dibanding  kuliah langsung di universitas, tergantung community college dan beasiswa yang ditawarkan tiap community college.

Saya sendiri sempat belajar di Kirkwood Community College, Iowa, selama setahun melalui program beasiswa CCIP dari US State Department. Biaya tuition selama 2 semester adalah US$8700 (Kirkwood Community College, 2015). Selain itu Kirwood Community College juga menawarkan beberapa program beasiswa bagi mahasiswa internasional.

Sledding bersama teman-teman CCIP lainnya

Ukuran kelas dan kesempatan untuk lebih mengenal budaya dari negara lain.

Ukuran kelas yang relatif kecil di community college memungkinkan hubungan antara dosen dan mahasiswa dapat terjalin dengan erat. Jumlah mahasiswa per kelas berkisar antara 20 – 25 orang. Suasana belajar mengajar terasa kondusif dan memberikan kesempatan bagi para siswa untuk saling mengenal. Pengalaman saya pribadi selama berkuliah di Kirkwood Community College, mahasiswa internsional sering diundang dosen untuk merayakan berbagai peringatan di Amerika seperti Thanksgiving, Natal, Paskah, dsb. Kegiatan-kegiatan ini semakin membuat pengalaman berkuliah di Amerika semakin berkesan. Kita jadi semakin mengenal tentang kebudayaan Amerika dan berkontribusi secara aktif menjadi duta budaya dalam memperkenalkan kebudayaan kita. Mahasiswa Internasional sering mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan budayanya lewat presentasi baik di kampus maupun luar kampus.

Merayakan Natal bersama host parents dan teman-teman

Kesempatan untuk berprestasi secara akademik maupun non akademik

Banyak kesempatan untuk berprestasi selama saya berkuliah di Kirkwood Community College, Mendapat IP (Indeks Prestasi)  3.93, membuka banyak peluang akademik bagi saya secara pribadi. Salah satunya adalah tawaran untuk menjadi personal tutor di kampus. Hal ini tentu sangat menguntungkan karena kita bisa lebih menghemat ongkos dan waktu dengan bekerja di kampus. Selain itu, hal ini juga memberikan kesempatan kepada saya untuk bergabung dengan Phi Theta Kappa Honor Society, sebuah organisasi di kampus bagi mahasiswa dengan prestasi akademik yang baik. Lewat organisasi ini kita dapat berbagi informasi tentang beasiswa maupun konferensi akademik. Prestasi ini juga yang membuat saya masuk ke “Dean’s List”, suatu rekognisi dari dekan bagi mahasiswa berprestasi. Saya juga bergabung dalam United Nations Alliance Club, dimana kita membahas tentang isu-isu global yang terjadi saat ini dan aktif mengkampanyekan program-program UN di kampus. Saya juga sempat ikut chapter conference UN di Des Moines (ibukota negara bagian Iowa). Semua mahasiswa jurusan bisnis akan otomatis didaftarkan ke dalam organisasi bisnis tingkat mahasiswa DECA . Melalui DECA, saya berkesempatan untuk mewakili kampus untuk berkompetisi di tingkat nasional. Kompetisi ini diadakan diAnaheim, California. Ini merupakan tempat dimana Disneyland berada. Semua biaya kompetisi, termasuk tinggal 7 hari di Hotel Hilton Anaheim semua dibayarkan oleh pihak sekolah.

Inagurasi sebagai anggota Phi Theta Kappa
Masuk ke dalam daftar dean’s list
Bersama anggota club DECA Kirkwood
Summer break ke Los Angeles

Hal menarik lainnya yang juga saya rasakan adalah magang di CRST, CRST adalah sebuah perusahaan logistik yang berasal dari Iowa. Saya juga memenangkan kontes “pumpkin carving” saat Halloween dimana saya diharuskan untuk berkreasi dengan labu untuk membuat Jack O Lantern. Sebuah pengalaman menarik yang tidak akan pernah saya lupakan. Waktu setahun yang saya miliki terasa sangat cepat berlalu dan masih begitu banyak kegiatan yang belum sempat saya ikuti seperti program study abroad. Pengalaman saya berkuliah di community college begitu menyenangkan dan berkesan. Begitu banyak pencapaian akademik yang saya raih dan begitu banyak kegiatan non akademik yang saya ikuti, termasuk mewujudkan mimpi saya untuk travelling ke tempat-tempat ikonik di Amerika.

Foto kelulusan bersama teman dari negara lainnya

Bagi para mahasiswa yang akan atau sedang berkuliah di community college, tips dari saya adalah rajin-rajinlah untuk mencari informasi tentang organisasi, kompetisi dan konferensi di kampus dan jangan ragu untuk mencoba. Selalu terbuka dengan hal-hal baru, bergaul dengan mahasiswa dari berbagai negara, dan manfaatkan waktu kalian sebaik mungkin.

Secara pribadi, pengalaman yang saya dapatkan ini memantapkan saya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Akhir kata, mudah-mudahan artikel ini mampu menginspirasi para mahasiswa yang akan melanjutkan kuliah ke Amerika dan mematahkan keraguan untuk memilih community college. Sebagai penutup saya mengutip kuote dari Francis of Asisi “Start by doing what’s necessary; then do what’s possible; and suddenly you are doing the impossible.”

Sumber foto: koleksi pribadi.

 

  • Dalvin Mf

    Berapa persen beasiswa yang diberikan dari CCIP?? Lalu bagaimana caranya dapet beasiswa itu kak???
    Tolong jawab ya kak..

  • dahlia hardiee

    kak boleh minta email nya ? mau tanya ttg program CCIP