Melirik Taiwan untuk Studi Lanjut

Melirik Taiwan untuk Studi Lanjut

Taiwan. Apa yang pertama kali muncul di benak rekanrekan? Kalau saya; F4, Bubble milk tea, ASUS, dan HTC. Memang, wilayah yang sering disebut dengan Bumi Formosa ini pertama kali dikenal masyarakat Indonesia melalui tayangan drama “Meteor Garden” dengan F-4 nya yang sangat “booming”. Selain itu, dengan kecanggihan IT dan semi-konduktornya, produk Taiwan ikut meramaikan pasar gadget dunia. Dan lagi, beberapa tahun terakhir, makanan dan minuman khas Taiwan juga mulai menyemarakkan dunia kuliner tanah air, terutama di kota-kota besar.

Namun, Taiwan bukan hanya sekedar itu. Taiwan bisa menjadi salah satu pilihan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Saat ini, mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di sini cukup banyak, mencapai sekitar 2.000 orang lebih di seluruh penjuru Taiwan. Mereka mengambil program Bahasa, S1, S2, S3 hingga post-doctoral students. Mayoritas mahasiswa Indonesia di sini mengambil jurusan engineering, science dan pertanian. Tapi jangan salah, Taiwan juga perlu dilirik untuk studi di bidang sosial dan humaniora bagi mereka yang tertarik. Jurusan seperti bisnis, finance, bahasa/ sastra Mandarin, dan juga sosial politik ditawarkan di banyak universitas.

Beberapa tahun terakhir ini universitas di Taiwan membuka program internasional dengan bahasa pengantar Bahasa Inggris sehingga kemampuan bahasa Mandarin tak perlu menjadi hambatan. Terlebih, saat ini universitas di Taiwan sedang giat-giatnya merekrut mahasiswa Indonesia untuk studi di Taiwan. Mereka datang langsung ke kampus-kampus ternama di tanah air, dan melakukan seleksi secara langsung di kampus-kampus tersebut. Kesempatan ini perlu diambil rekan-rekan mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di Taiwan.

Saat ini saya mengambil jurusan International Master Program in Asia Pacific Studies di National Chengchi University, Taipei. Lebih spesifiknya, saya mengambil fokus studi masyarakat dan budaya yang ada di China daratan dan Taiwan. Latar belakang pendidikan saya sebelumnya adalah Hubungan Internasional dan Kajian Wilayah Jepang. Memang, minat saya ada di wilayah Asia Timur, sehingga saat memutuskan untuk mengambil Chinese Studies, saya memilih untuk studi di Taiwan.

Mengapa memilih belajar di Taiwan dibandingkan di China daratan? Bagi saya pribadi Taiwan memiliki posisi geografis yang cukup strategis di kawasan Asia Pasifik, yaitu sebagai pintu gerbang ke Benua Asia. Dari sisi kualitas hidup, Taiwan sudah tergolong cukup maju dan mapan, namun biaya hidup tidak semahal negara Asia Timur lainnya. Selain itu, saya melihat Taiwan memiliki lingkungan yang cenderung lebih terbuka dan bebas dari sisi sosial dan politiknya, serta ketersediaan referensi dan sumber data penelitian yang memadai dan up to date.

Untuk proses aplikasi, biasanya universitas di Taiwan membuka pendaftaran sekali setiap tahunnya (fall semester). Namun, untuk beberapa program dan universitas, ada pula yang membuka dua kali dalam setahun (spring dan fall semester). Selain itu, program master dual degree semakin marak di tanah air; setahun menuntut ilmu di universitas asal di tanah air, dan setahun di Taiwan. Beberapa universitas telah menjalin kerjasama (lewat MoU) untuk program ini.

Terkait dengan biaya kuliah dan hidup, jangan khawatir. Tak sedikit kampus yang menawarkan beasiswa penuh/ parsial untuk mahasiswa Indonesia. Ada pula kesempatan beasiswa dari pemerintah Taiwan melalui Kementrian Pendidikannya untuk mengambil studi Bahasa Mandarin, S1, S2 dan S3. Terkait informasi beasiswa pemerintah Taiwan (Taiwan Scholarship), dibuka sekitar Februari – Maret setiap tahunnya, dan diumumkan hasilnya pada bulan Mei. Adapun aplikasi beasiswa terpisah dari aplikasi universitas (dilakukan sendiri-sendiri). Informasi lebih lanjut, dapat dilihat di tautan INI. Sumber beasiswa lainnya adalah beasiswa International Cooperation and Development Fund (ICDF) Taiwan untuk beberapa program jurusan dan universitas tertentu, dan ada juga dari pemerintah pusat Indonesia (Beasiswa Unggulan/ Dikti) dan beasiswa pemerintah daerah (misal: Pemerintah Aceh).

Sebagai informasi umum, berikut adalah beberapa universitas di Taiwan (negeri maupun swasta) dengan jumlah mahasiswa Indonesia yang cukup banyak:
1) National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) di Taipei
Kampus ini adalah kampus dengan jumlah mahasiswa Indonesia terbanyak se-Taiwan. Diperkirakan ada sekitar 200 mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di bidang engineering dan manajemen untuk program master maupun doktoral. Program tersebut sebagian besar dalam bahasa Inggris. Beasiswa yang diberikan berasal dari beasiswa universitas.

2) National Taiwan University (NTU) di Taipei
Universitas ini merupakan yang paling top dan terkenal di Taiwan, dan masuk ke peringkat dunia. Jumlah mahasiswa Indonesia di sini tidak terlalu banyak, mengingat program yang ditawarkan sebagian besar berbahasa mandarin. Namun, NTU sangat unggul untuk program studi Kedokteran Umum, Hukum, dan ilmu murni. Ada pula beberapa mahasiswa yang mengambil program bahasa Mandarin intensif di Chinese Language Center NTU

3) National Taiwan Normal University (NTNU) di Taipei
NTNU seperti “IKIP” atau Universitas kependidikan di tanah air. Sebagian besar yang studi di sini adalah mahasiswa program doktoral untuk ilmu kependidikan murni. Selain itu, NTNU memiliki pusat pembelajaran Bahasa Mandarin yang terbesar dan mayoritas pelajar Indonesia mengambil program bahasa Mandarin intensif di kampus ini.

4) National Chengchi University (NCCU) di Taipei
NCCU merupakan kampus paling top di Taiwan untuk bidang studi bisnis (S1 & S2), linguistik (S1), sosial dan politik (S1 & S2). Kampus yang pada mulanya merupakan “sekolah kader” Partai Nasionalis China (Kuomintang). Program studi unggulan berbahasa Inggris antara lain International Master Program in International Studies, Asia Pacific Studies (Master & PhD), Communication Studies (Master), Business Administration (Master), Law (PhD) dan Applied Economics (Master). Beberapa mahasiswa juga mengambil program bahasa Mandarin intensif di Chinese Language Center NCCU

5) National Chiao Tung University (NCTU) di Hsinchu
NCTU merupakan kampus paling top untuk bidang engineering di Taiwan, dan sebagian besar lulusannya bekerja di perusahaan IT top Taiwan dan dunia. Lokasi kampusnya sekitar 1,5 jam dari kota Taipei dan berada di “Silicon Valley”-nya Taiwan (pusat industri dan R&D semi-konduktor).

6) Taipei Medical University (TMU) di Taipei
TMU menjadi kampus bagi mahasiswa yang ingin studi di bidang kedokteran dan kesehatan (gizi, dll). Kampus ini merupakan kampus swasta, namun jangan khawatir karena mereka menawarkan beasiswa kuliah penuh dan biaya hidup bagi para mahasiswanya.

7) Chinese Culture University (CCU) di Taipei
CCU merupakan kampus swasta yang letak kampus utamanya di daerah perbukitan di utara Taipei. Kampus ini terkenal sebagai pusat pendidikan seni tradisional China (musik, tari, dll). Sebagian besar mahasiswa Indonesia yang studi di sini, mendapatkan beasiswa untuk studi di jurusan Jurnalistik, Bisnis dan juga program intensif bahasa mandarin.

8) National Central University (NCU) di Chungli
Kampus negeri ini letaknya di Chungli, sekitar 2,5 jam dari kota Taipei. Kampus yang sangat indah dan sejuk ini, dalam 2 tahun terakhir sangat aktif merekrut mahasiswa Indonesia dan juga memberikan beasiswa studi serta biaya hidup. Jurusan yang ditawarkan sangat beragam dan berbahasa Inggirs, mulai dari science/ engineering hingga sosial humaniora.

9) National Cheng Kung university (NCKU) di Tainan
Kampus yang letaknya di sebelah selatan Taiwan ini, memiliki jumlah mahasiswa Indonesia terbanyak kedua. NCKU menawarkan program master dan doktoral di bidang science dan engineering berbahasa Inggris kepada mahasiswa asing, serta program intensif bahasa Mandarin di Chinese Language Center. Sebagai informasi, Tainan adalah kota budaya dan kental dengan sejarah.

10) National Pingtung University of Science and Technology (NPUST) di Pingtung
NPUST terletak di kota paling selatan Taiwan. NPUST memiliki spesialisasi di bidang agro-kompleks (pertanian, teknologi pertanian, peternakan, dsb). Kampus ini memiliki cukup banyak mahasiswa Indonesia, yang sebagian besar lulusan IPB dan Universitas Brawijaya.

11) National Sun Yat Sen University (NSYSU) di Kaohsiung
Kampus yang letaknya di pinggir pantai ini, menawarkan program berbahasa Inggris untuk bidang sosial, politik dan humaniora.

12) Asia University (AU) di Taichung
Kampus swasta yang terletak di Taichung (Taiwan tengah) ini memiliki jumlah mahasiswa Indonesia yang cukup banyak. Sebagian besar mengambil program IT, bisnis, kesehatan dan psikologi yang semuanya ditawarkan dalam bahasa Inggris.

13) Chung Yuan Christian University (CYCU) di Chungli
Kampus swasta ini juga termasuk kampus yang cukup banyak mahasiswa Indonesianya. Program yang ditawarkan sangat beragam.

Tiga belas kampus di atas hanya beberapa dari sekian banyak universitas di Taiwan dengan mahasiswa Indonesia yang cukup banyak. Untuk informasi lengkapnya, dapat dicek di website Study in Taiwan. Dan untuk mengetahui kehidupan mahasiswa Indonesia di Taiwan, dapat bergabung di websitefacebook group dan fanpage Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Taiwan.

Foto kredit: penulis




===========================================
Alumni Jurusan Ilmu Hubungan Internasional UGM dan Kajian Wilayah Jepang UI ini lebih akrab disapa Chiku. Sejak September 2012, Chiku menempuh studi jenjang master di International Master’s Program on Asia Pacific Studies (IMAS), National Chengchi University, Taipei (Taiwan) dengan beasiswa dari Taiwan Government Scholarship. Chiku memiliki kegemaran belajar bermacam bahasa asing. Selain itu, peminat blogging, traveling dan fotografi amatir ini, sejak SMA aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Memang, menjadi seorang pendidik dan dosen adalah cita-citanya. Saat ini Chiku aktif di Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia kluster Mahasiswa Divisi Hubungan Luar Negeri, Universitas Terbuka Taiwan, Kejar Paket C Taiwan, PPI Taiwan, OISAA/ PPI Dunia, dan NCCU International Association. Untuk kontak dan diskusi, dapat melalui facebook, instagram maupun blog.
Posts | Website | Facebook | Twitter | LinkedIn