Satu Formulir, Ratusan Beasiswa

Satu Formulir, Ratusan Beasiswa

Pendidikan S1 di Amerika adalah impian banyak mahasiswa/i Indonesia. Namun biaya pendidikan yang sangat mahal membuat banyak orang pupus harapan. Kabar baiknya, meskipun label harga sebuah pendidikan Amerika terbilang sangat tinggi, ada banyak perguruan tinggi yang menawarkan beasiswa bagi yang kurang mampu. Besarnya beasiswa yang diberikan kepada setiap pelajar tergantung dengan kemampuan membayar pelajar tersebut. Ini sangat wajar karena dana yang dimiliki terbatas dan pembagian beasiswa harus ditargetkan. Oleh karena itu, banyak perguruan tinggi perlu melihat informasi keuangan keluarga pelajar untuk menilai kemampuan pelajar tersebut membiayai pendidikannya.

Keperluan untuk mengetahui kemampuan finansial pelajar ini akhirnya berkembang dan terrealisasi dalam bentuk sebuah formulir yang dinamakan CSS/Financial Aid Profile. CSS/Financial Aid Profile adalah singkatan dari College Scholarship Service/Financial Aid Profile. Formulir ini dikelola oleh the College Board, sebuah institusi yang juga menyelenggarakan tes SAT. Kegunaan utama formulir ini adalah seorang pelajar tidak perlu lagi mengisi formulir yang berbeda-beda dengan pertanyaan yang hampir serupa untuk setiap perguruan tinggi yang didaftari. Beasiswa ratusan perguruan tinggi dapat kamu daftari hanya dengan formulir ini. Sisi negatifnya adalah formulir ini sangat mendetil dalam pertanyaannya mengenai setiap aspek finansial keluarga sehingga dibutuhkan investasi waktu yang besar untuk menyelesaikannya. Pengelola juga mengenakan biaya aplikasi dan biaya pengiriman formulir ke setiap perguruan tinggi yang diinginkan sehingga seorang pelajar harus memilih dengan seksama daftar perguruan tinggi yang akan dikirimkan formulir ini.

Siapa sajakah yang bisa menggunakan formulir ini?

Formulir ini biasanya digunakan dalam aplikasi pendidikan S1 di Amerika. Informasi di dalam formulir ini digunakan kebanyakan perguruan tinggi untuk mendasari keputusan beasiswanya yang sering juga disebut financial aid (coba baca juga artikel ini dari Jurist Tan).

Perguruan tinggi mana saja yang menggunakan CSS/Financial Aid Profile?

Sebanyak 241 perguruan tinggi di Amerika menggunakan formulir ini dan lebih dari 100 perguruan tinggi menggunakannya untuk aplikasi murid internasional (termasuk kita-kita dari Indonesia). Daftar perguruan tinggi yang berpartisipasi bisa dilihat di sini. Kita bisa melihat bahwa pengguna formulir ini terdiri dari universitas ternama seperti Harvard, MIT, Cornell, Yale, Stanford, UPenn dan juga liberal-arts college top yang terkenal murah hati dalam pemberian beasiswa kepada murid internasional seperti Williams, Amherst, Swarthmore, Pomona, Carleton, dan Wesleyan.

Apakah formulir ini satu-satunya yang perlu diisi untuk mendapat beasiswa?

Untuk kebanyakan perguruan tinggi, jawabannya iya. Setiap perguruan tinggi kemungkinan mempunyai persyaratan yang sedikit berbeda, tapi CSS/Financial Aid Profile biasanya adalah formulir utama yang memakan paling banyak waktu. Persyaratan dari Stanford, Harvard, Wesleyan, Cornell, Williams, dan Amherst, sebagai contoh, bisa dilihat di link masing-masing di atas. Pada dasarnya, untuk mencari tahu mengenai persyaratan sebuah sekolah, google ‘financial aid [nama sekolah]’ dan kamu akan diarahkan ke website sekolah yang mengandung informasi mengenai financial aid. Carilah bagian untuk international applicants/foreign students/Non U.S. Citizens untuk informasi yang ditujukan ke murid internasional.

Catatan: Wesleyan juga mempunyai program beasiswa yang namanya ‘The Freeman Asian Scholarship Program‘ untuk mahasiswa/i dari Asia Timur and Tenggara. Beasiswa ini hanya menutupi uang sekolah tapi tidak mencakup biaya hidup. Untuk mendapatkan financial aid tambahan guna menutupi biaya hidup, seorang Freeman scholar juga harus mengisi CSS/Financial Aid Profile.

Apakah peluang saya untuk mendapatkan beasiswa setelah mengisi formulir ini?

Kalau perguruan tinggi yang kamu daftarkan menganggap kamu sebagai seorang aplikan top tahun itu, peluang mendapatkan beasiswa ini besar. Amherst dan Swarthmore memberikan dana beasiswa sebesar puluhan juta dolar AS (x10.000 untuk mengubah ke rupiah) sedangkan Harvard dan MIT memberikan ratusan juta dolar AS setiap tahunnya, jadi pelajar berprestasi tentunya ada tempatnya di perguruan tinggi di Amerika.

Kapankah deadline untuk mengirim formulir ini?

Deadline untuk mengirim CSS/Financial Aid Profile biasanya bertepatan dengan deadline aplikasi penerimaan siswa baru. Website admission masing-masing sekolah mempunyai informasi paling lengkap dan akurat jadi cobalah kunjungi website tersebut. Formulir CSS/Financial Aid Profile sebenarnya juga menuliskan deadline ini untuk setiap perguruan tinggi yang kamu pilih.

Adakah biaya untuk mengisi formulir ini?

Sayangnya iya, dan menurut saya cukup mahal: $25 untuk aplikasi dan selain itu kamu juga akan dikenakan biaya $16 untuk setiap formulir yang dikirimkan ke perguruan tinggi. Tapi lihatlah sisi positifnya: kalau berhasil, kamu akan mendapatkan beasiswa sebesar puluhan ribu dolar. Anggap saja ini sebagai sebuah investasi untuk masa depan yang lebih cemerlang.

Apa saja informasi yang perlu dipersiapkan sebelum mengisi formulir ini?

Berikut adalah informasi yang saya dapatkan dari situs resmi CSS/Financial Aid Profile:

  • Pajak penghasilan tahun lalu dan tahun ini
  • Rekor mengenai pendapatan beberapa tahun terakhir
  • Pernyataan bank (bank statement) terkini
  • Informasi mengenai hipotek (mortgage) terkini
  • Rekor mengenai rekening bank, tabungan, saham, obligasi, dan investasi lainnya
  • Rekor pengeluaran keluarga

Boleh lihat pertanyaan-pertanyaan yang diajukan?

Untuk mengakses CSS/Financial Aid Profile, kamu harus terdaftar terlebih dahulu dan memasukkan beberapa data diri sebelum sampai ke formulir sebenarnya. Oleh karena akses ke formulir ini agak rumit, berikut adalah beberapa pertanyaan yang berhasil saya rangkum dari kunjungan saya terakhir:

  • Data diri orang tua (nama, tanggal lahir, pekerjaan, tempat kerja, dll)
  • Jumlah orang yang tinggal dan tergantung dengan orangtuamu secara finansial (dependent)
  • Penghasilan orang tua dalam berbagai bentuk: gaji, komisi, tips, bunga, dividen, sewa, ladang, bisnis, estat, pensiun, dll
  • Jumlah pajak penghasilan tahun lalu, tahun ini dan tahun depan (taksiran)
  • Aset orang tua: saham, logam berharga, komoditi, investasi, kontrak, deposito, rumah, jumlah hutang, dll
  • Pengeluaran orang tua: kebutuhan medis, sandang & pangan, biaya pendidikan abang/adik, asuransi, pembantu, transportasi, dll
  • Data diri: sekolah, biaya pendidikan, kewarganegaraan, tipe visa (biasanya F1 untuk studi S1), penghasilan, aset, beasiswa untuk tingkat SMA, dll
  • Data diri abang/adik: nama, sekolah, tingkat pendidikan, uang sekolah, beasiswa, dll

Semoga daftar yang panjang ini tidak mematahkan semangatmu untuk mencoba meraih beasiswa ini. Sudah banyak anak Indonesia yang berhasil mendapat beasiswa ini dan sekarang adalah giliranmu untuk mendapatkan beasiswa jenis ini.

Photo Credit: Students at the ABAC campus from Wikimedia Commons




===========================================
Martin Tjioe is a PhD candidate in the Department of Civil and Environmental Engineering at Stanford University. For his undergraduate study, he went to Lafayette College, a small Liberal Arts College in Easton, Pennsylvania where he had a chance to double major in A.B. Mathematics & Economics, and B.S. Civil Engineering. He is fortunate to have received full financial aid to study at both Lafayette and Stanford and he encourages other Indonesian students to look into these opportunities. Prior to studying in the U.S., he was an ASEAN scholar studying in Singapore's Victoria School (VS) and National Junior College (NJC). He is from Medan, and he is passionate about helping talented students obtain the quality education they deserve.
Posts | Facebook | Twitter | LinkedIn