Satu Formulir, Ratusan Beasiswa

21
188

Pendidikan S1 di Amerika adalah impian banyak mahasiswa/i Indonesia. Namun biaya pendidikan yang sangat mahal membuat banyak orang pupus harapan. Kabar baiknya, meskipun label harga sebuah pendidikan Amerika terbilang sangat tinggi, ada banyak perguruan tinggi yang menawarkan beasiswa bagi yang kurang mampu. Besarnya beasiswa yang diberikan kepada setiap pelajar tergantung dengan kemampuan membayar pelajar tersebut. Ini sangat wajar karena dana yang dimiliki terbatas dan pembagian beasiswa harus ditargetkan. Oleh karena itu, banyak perguruan tinggi perlu melihat informasi keuangan keluarga pelajar untuk menilai kemampuan pelajar tersebut membiayai pendidikannya.

Keperluan untuk mengetahui kemampuan finansial pelajar ini akhirnya berkembang dan terrealisasi dalam bentuk sebuah formulir yang dinamakan CSS/Financial Aid Profile. CSS/Financial Aid Profile adalah singkatan dari College Scholarship Service/Financial Aid Profile. Formulir ini dikelola oleh the College Board, sebuah institusi yang juga menyelenggarakan tes SAT. Kegunaan utama formulir ini adalah seorang pelajar tidak perlu lagi mengisi formulir yang berbeda-beda dengan pertanyaan yang hampir serupa untuk setiap perguruan tinggi yang didaftari. Beasiswa ratusan perguruan tinggi dapat kamu daftari hanya dengan formulir ini. Sisi negatifnya adalah formulir ini sangat mendetil dalam pertanyaannya mengenai setiap aspek finansial keluarga sehingga dibutuhkan investasi waktu yang besar untuk menyelesaikannya. Pengelola juga mengenakan biaya aplikasi dan biaya pengiriman formulir ke setiap perguruan tinggi yang diinginkan sehingga seorang pelajar harus memilih dengan seksama daftar perguruan tinggi yang akan dikirimkan formulir ini.

Siapa sajakah yang bisa menggunakan formulir ini?

Formulir ini biasanya digunakan dalam aplikasi pendidikan S1 di Amerika. Informasi di dalam formulir ini digunakan kebanyakan perguruan tinggi untuk mendasari keputusan beasiswanya yang sering juga disebut financial aid (coba baca juga artikel ini dari Jurist Tan).

Perguruan tinggi mana saja yang menggunakan CSS/Financial Aid Profile?

Sebanyak 241 perguruan tinggi di Amerika menggunakan formulir ini dan lebih dari 100 perguruan tinggi menggunakannya untuk aplikasi murid internasional (termasuk kita-kita dari Indonesia). Daftar perguruan tinggi yang berpartisipasi bisa dilihat di sini. Kita bisa melihat bahwa pengguna formulir ini terdiri dari universitas ternama seperti Harvard, MIT, Cornell, Yale, Stanford, UPenn dan juga liberal-arts college top yang terkenal murah hati dalam pemberian beasiswa kepada murid internasional seperti Williams, Amherst, Swarthmore, Pomona, Carleton, dan Wesleyan.

Apakah formulir ini satu-satunya yang perlu diisi untuk mendapat beasiswa?

Untuk kebanyakan perguruan tinggi, jawabannya iya. Setiap perguruan tinggi kemungkinan mempunyai persyaratan yang sedikit berbeda, tapi CSS/Financial Aid Profile biasanya adalah formulir utama yang memakan paling banyak waktu. Persyaratan dari Stanford, Harvard, Wesleyan, Cornell, Williams, dan Amherst, sebagai contoh, bisa dilihat di link masing-masing di atas. Pada dasarnya, untuk mencari tahu mengenai persyaratan sebuah sekolah, google ‘financial aid [nama sekolah]’ dan kamu akan diarahkan ke website sekolah yang mengandung informasi mengenai financial aid. Carilah bagian untuk international applicants/foreign students/Non U.S. Citizens untuk informasi yang ditujukan ke murid internasional.

Catatan: Wesleyan juga mempunyai program beasiswa yang namanya ‘The Freeman Asian Scholarship Program‘ untuk mahasiswa/i dari Asia Timur and Tenggara. Beasiswa ini hanya menutupi uang sekolah tapi tidak mencakup biaya hidup. Untuk mendapatkan financial aid tambahan guna menutupi biaya hidup, seorang Freeman scholar juga harus mengisi CSS/Financial Aid Profile.

Apakah peluang saya untuk mendapatkan beasiswa setelah mengisi formulir ini?

Kalau perguruan tinggi yang kamu daftarkan menganggap kamu sebagai seorang aplikan top tahun itu, peluang mendapatkan beasiswa ini besar. Amherst dan Swarthmore memberikan dana beasiswa sebesar puluhan juta dolar AS (x10.000 untuk mengubah ke rupiah) sedangkan Harvard dan MIT memberikan ratusan juta dolar AS setiap tahunnya, jadi pelajar berprestasi tentunya ada tempatnya di perguruan tinggi di Amerika.

Kapankah deadline untuk mengirim formulir ini?

Deadline untuk mengirim CSS/Financial Aid Profile biasanya bertepatan dengan deadline aplikasi penerimaan siswa baru. Website admission masing-masing sekolah mempunyai informasi paling lengkap dan akurat jadi cobalah kunjungi website tersebut. Formulir CSS/Financial Aid Profile sebenarnya juga menuliskan deadline ini untuk setiap perguruan tinggi yang kamu pilih.

Adakah biaya untuk mengisi formulir ini?

Sayangnya iya, dan menurut saya cukup mahal: $25 untuk aplikasi dan selain itu kamu juga akan dikenakan biaya $16 untuk setiap formulir yang dikirimkan ke perguruan tinggi. Tapi lihatlah sisi positifnya: kalau berhasil, kamu akan mendapatkan beasiswa sebesar puluhan ribu dolar. Anggap saja ini sebagai sebuah investasi untuk masa depan yang lebih cemerlang.

Apa saja informasi yang perlu dipersiapkan sebelum mengisi formulir ini?

Berikut adalah informasi yang saya dapatkan dari situs resmi CSS/Financial Aid Profile:

  • Pajak penghasilan tahun lalu dan tahun ini
  • Rekor mengenai pendapatan beberapa tahun terakhir
  • Pernyataan bank (bank statement) terkini
  • Informasi mengenai hipotek (mortgage) terkini
  • Rekor mengenai rekening bank, tabungan, saham, obligasi, dan investasi lainnya
  • Rekor pengeluaran keluarga

Boleh lihat pertanyaan-pertanyaan yang diajukan?

Untuk mengakses CSS/Financial Aid Profile, kamu harus terdaftar terlebih dahulu dan memasukkan beberapa data diri sebelum sampai ke formulir sebenarnya. Oleh karena akses ke formulir ini agak rumit, berikut adalah beberapa pertanyaan yang berhasil saya rangkum dari kunjungan saya terakhir:

  • Data diri orang tua (nama, tanggal lahir, pekerjaan, tempat kerja, dll)
  • Jumlah orang yang tinggal dan tergantung dengan orangtuamu secara finansial (dependent)
  • Penghasilan orang tua dalam berbagai bentuk: gaji, komisi, tips, bunga, dividen, sewa, ladang, bisnis, estat, pensiun, dll
  • Jumlah pajak penghasilan tahun lalu, tahun ini dan tahun depan (taksiran)
  • Aset orang tua: saham, logam berharga, komoditi, investasi, kontrak, deposito, rumah, jumlah hutang, dll
  • Pengeluaran orang tua: kebutuhan medis, sandang & pangan, biaya pendidikan abang/adik, asuransi, pembantu, transportasi, dll
  • Data diri: sekolah, biaya pendidikan, kewarganegaraan, tipe visa (biasanya F1 untuk studi S1), penghasilan, aset, beasiswa untuk tingkat SMA, dll
  • Data diri abang/adik: nama, sekolah, tingkat pendidikan, uang sekolah, beasiswa, dll

Semoga daftar yang panjang ini tidak mematahkan semangatmu untuk mencoba meraih beasiswa ini. Sudah banyak anak Indonesia yang berhasil mendapat beasiswa ini dan sekarang adalah giliranmu untuk mendapatkan beasiswa jenis ini.

Photo Credit: Students at the ABAC campus from Wikimedia Commons

SHARE
Previous articleTentang Beasiswa: Bagaimana Cara Membiayai Kuliah di Luar Negeri?
Next articleU.S. Trends in Indonesian Student Enrollment
Martin Tjioe
Martin Tjioe is currently working as a geomechanicist with Shell Exploration and Production Company in New Orleans, LA. He attained his MS and PhD in Civil and Environmental Engineering from Stanford University. For his undergraduate study, he went to Lafayette College, a small Liberal Arts College in Easton, Pennsylvania where he had a chance to double major in A.B. Mathematics & Economics, and B.S. Civil Engineering. He is fortunate to have received full financial aid to study both at Lafayette and Stanford and he encourages other Indonesian students to look into these opportunities. Prior to studying in the U.S., he was an ASEAN scholar studying in Singapore's Victoria School (VS) and National Junior College (NJC). He is from Medan, and he is passionate about helping talented students obtain the quality education they deserve.
  • Retno Wihandari

    Thanks Martin, infomu membuka wawasan saya.

  • nn

    hai, saya mau tanya.. apakah formulir ini bisa digunakan juga untuk para calon mahasiswa s2 yang sedang mencari beasiswa? sebelumnya terima kasih atas jawabannya. :)

    • Martin Tjioe

      Ada beberapa program S2 yang menggunakan formulir ini juga. Contohnya bisa dilihat di daftar perguruan tinggi yang berpartisipasi. Harvard Kennedy School (untuk program hukum) dan Columbia U: Business School, misalnya, menggunakan formulir ini. Seperti yang bisa dilihat di daftar tersebut, jumlah program S2 yang menggunakannya cukup minim. Hampir semua adalah untuk program S1.

      Ada perbedaan yang cukup besar antara aplikasi S1 dan S2. Untuk S1, pelajar biasanya aplikasi ke sekolahnya, tidak peduli jurusan apa. Untuk S2, pelajar mendaftar langsung ke sebuah departemen di dalam sekolah (teknik elektrik, komunikasi, atau bisnis, misalnya). Jadi setiap departemen akan mengevaluasi pelajar mereka sendiri-sendiri. Setiap departemen mempunyai kebijaksanaan sendiri mengenai financial aid dan sering kali ini tidak didasari oleh kemampuan finansial pelajar jadi mereka tidak perlu pengisian formulir ini.

      Ini adalah beberapa langkah-langkah yang kami harap bisa membantu kamu mencari financial aid:
      1. Kunjungi website ‘departemen’ masing-masing sekolah yang kamu ingin daftarkan. Kalau kamu masih tidak mempunyai daftar sekolah di AS, kamu bisa coba cari berdasarkan ranking program S2. (misalnya, coba google ‘civil engineering ranking in the U.S.’
      2. Cari di dalam website departemen itu bagian yang menjelaskan tentang financial aid. Di dalam halaman tersebut, cari bagian spesifik untuk murid internasional.
      3. Dari sana, kamu bisa melihat apa saja opsi yang kamu miliki dan juga cara mendaftar financial aid tersebut.

      Kemungkinan besar, kamu akan mendapatkan beberapa jenis financial aid untuk program S2, seperti teaching assistantship, research assistantship, atau fellowship. Ini sudah pernah ditulis di Indonesia Mengglobal. Silakan kunjungi beberapa artikel di bawah ini untuk cari tahu lebih banyak.

      http://indonesiamengglobal.com/2012/05/tips-mendapat-beasiswa-pascasarjana/
      http://indonesiamengglobal.com/2012/03/research-assistantship/

      Sekian dan semoga sukses!

  • Mario

    bro mau nanya dong
    itu tuh beasiswa full atau cuman beasiswa kuliahnya doang?
    makasih

    • Martin Tjioe

      Beasiswanya bisa full, jadi mencakupi uang sekolah (tuition) dan juga biaya hidup (living cost). Tapi tentunya ini akan tergantung seberapa besar kontribusi yang bisa diberikan orang tua

  • tomy brian

    Saya mw tnya kak,saya masih sma kls 2.apa saya bisa ambil beasiswa ini.berikan saya gambaran kak,apa yang dapat saya lakukan kedpnnya dalam menentukan perguruan yang dpt saya ambil di regional amerika.Benar ya kak,pembukaan pendaftaran di amerika itu antara bulan september-november?

    • Semua bisa mendaftar untuk beasiswa ini. Tapi ingat beasiswa ini sangat ‘decentralized’ dengan maksud setiap sekolah akan memproses pemberian beasiswa ini sendiri-sendiri. Jangan lalai memenuhi semua persyaratan aplikasi, dan juga persyaratan financial aid untuk setiap sekolah.

      Untuk pemilihan perguruan tinggi, ini akan tergantung dengan banyak faktor. Proses penentuan sangat subjektif dan tergantung apa yang kamu rasa cocok buatmu. Sudah ada sedikit pembahasan di forum IM yang mungkin bisa Tomy lihat: http://indonesiamengglobal.com/forums/topic/sekolah-top-as/

      Tomy bisa bertanya lagi di forum kalau misalnya mau saran yang lebih spesifik lagi.

      Deadline pendaftaran itu sekitar bulan Desember-Januari, jadi pokoknya jangan miss deadline ini :)

  • nanug

    Maaf saya mau nanya … saya sarang kan diploma 3 jurusan manajemen informatika.. apakah ada beasiswa untuk s1? mohon informasinya ya

    • Martin Tjioe

      Kebanyakan beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa yang masuk langsung sebagai ‘freshman’ atau murid tahun pertama. Tapi kadang-kadang ada juga sekolah yang memberikan beasiswa kepada murid ‘transfer’ seperti situasi anda ini. Saran saya adalah coba lihat-lihat lagi sekolah yang anda mau daftarkan dan cari tahu mengenai kebijaksanaan financial aid mereka.

  • rhe20

    ane mau terusin s2, cara ngambil beasiswa nya gmn ya? s1 ane public relation kira-kira ada gak di sana postgraduate communication. mohon bantuannya ya.

  • Kresna L Maulana

    apakah toefl, IELTS, dan GRE dibutuhkan untuk masuk ke univeristas di amerika ??
    makasih

    • Martin Tjioe

      Untuk masuk ke tingkat S1, biasanya akan diperlukan TOEFL dan SAT. Untuk tingkat S2 & S3, yang diperlukan biasanya adalah TOEFL dan GRE. Tapi juga tergantung departemen anda. Untuk sekolah hukum, yang diperlukan adalah LSAT, bukan GRE. Sekolah bisnis GMAT, sekolah kedokteran MCAT, dll. Untuk lebih jelasnya, cek website admission masing-masing sekolah atau departemen. Biasanya kalau satu memerlukan GRE, yang lain juga begitu.

  • niesa hanum

    maaf saya sekarang sedang menjalani semester pertama kuliah s1 di salah satu ptn indonesia, apakah saya bisa mendaftar kuliah s1 di salah satu universitas tersebut yang mempunyai program financial aid dan termasuk dalam salah satu kategori libelar arts college walaupun status saya mahasiswa? apakah harus dari siswa yang baru saja lulus SMA? terimakasih

    • Martin Tjioe

      Halo Niesa,

      Kalau anda masuk sebagai murid tahun kedua ke atas, status anda adalah sebagai ‘transfer student’. Sayangnya, kebanyakan sekolah yang saya tahu mempunyai ‘policy’ yang berbeda untuk murid tahun pertama (freshmen) dan transfer students. Transfer students biasanya tidak akan dipertimbangkan untuk financial aid. Satu-satunya cara kalau anda masih ingin mendapat financial aid ini adalah dengan mendaftar kembali sebagai murid tahun pertama. Kalau ini tidak masalah, anda harus memikirkan apa yang akan anda tulis dalam personal statement mengenai aktivitas anda dalam masa antara lulus SMA sampai sekarang. Masa ini sering dinamakan ‘gap year’ dan anda harus bisa meyakinkan admission officer bahwa ‘gap year’ ini telah berkontribusi ke perkembangan diri anda.

      • niesa hanum

        saya sudah membaca tentang transfer student yang anda maksut dan memang tidak ada pertimbangan untuk financial aid bagi mahasiswa transfer student, maaf apakah ada syarat khusus bagi siswa yang ingin mendaftar ke liberal arts college tersebut walaupun bukan lulusan baru dari siswa SMA tetapi mahasiswa tingkat 1?
        sebelumnya terimakasih infonya 😀

        • Martin Tjioe

          Persyaratan masuk untuk transfer student kemungkinan agak berbeda dari freshman application, dan juga berbeda dari satu sekolah ke sekolah lainnya. Tapi beberapa komponen dasar mungkin akan diminta, seperti nilai TOEFL & SAT, rapor, dan juga formulir ‘Common application’. Untuk lebih jelasnya, silakan kunjungi website admission dari sekolah yang diinginkan. Semua sekolah AS menaruh informasi aplikasinya di sana jadi saya yakin persyaratannya tertera dengan jelas di website tersebut.

          • niesa hanum

            terimakasih banyak atas infonya sangat bermanfaat 😀

  • RISA

    saya saat ini duduk di kelas 12, dan berencana untuk melanjutkan studi saya ke US dengan mengawalinya di community college, apakah akan ada peluang untuk saya bisa transfer ke universitas seperti stanford atau cornell? terimakasih

  • Riddel

    Saya saat ini sdah selesai atau tamat SMA , tpi nanti lanjut kuliahnya tahun depan. Jadi bagaimana agar bisa dapat formulir pendaftaran atau bagaimana untuk mendaftar di beasiswa ini. Terima kasih

  • Dalvin Mf

    Apakah semua informasi tentang beasiswa di atas masih berlaku hingga sekarang?? Karena itu informasi 2 tahun lalu..
    Tolong jawab yaa. Terimakasih.

  • Nanda

    Halo! Kalau bayar Profile CSS ini lewat website CollegeBoardnya atau apa? Lalu kalau misalnya di Indonesia itu menyediakan tidak dokumen yang diperlukan untuk CSS seperti Pajak penghasilan tahun lalu dan tahun ini? Bisa diperoleh dimana ya? TerimaKasih :)