Indonesia Mengglobal: Welcome Editorial

Indonesia Mengglobal: Welcome Editorial

In the last decades, modernization has pushed the world to be increasingly borderless. No longer should we see nationalism with a narrow point of view, nor should we be too quick to ignore the good things that other countries offer, dismissing them as contrary to our culture. Instead, we should take the time to take advantage of them where we see fit, while treasuring and not losing sight of what’s good within our own communities.

A big part of what globalization offers is education. Overseas education is not necessarily better than local education, but it does certainly offer students unique learning experiences. Studying abroad gives students opportunities to broaden their perspectives, be more independent and develop their confidence. It leads students to think and solve problems differently, while opening a whole new door of future opportunities. Overseas education will bring even more diversity to leadership in Indonesia by nurturing young leaders with deep, first-hand understanding and appreciation of the state of the world.

As Indonesian students who have experienced the benefits of education in the United States, we strongly believe in the benefits of global education. It therefore saddens us to see the lack of free and extensive information to Indonesian students about how to access global education – be it the U.S., the U.K., Australia, and many other countries.

Indonesia Mengglobal” is our attempt to address this problem, by connecting students curious about global education with Indonesian students and alumni in those universities. Through this blog, we will share our experience in applying and studying abroad, while trying to support you in your application process. We will highlight different universities every week and share tips on writing your personal statements or finding scholarships or other aspects in global education, both in undergraduate and graduate level. We will start by focusing on applying for and education in U.S. universities, and later on, we will gauge your interest to see whether we should expand to other countries as well.

This blog is meant to be a joint effort of Indonesian students and alumni abroad. If you are studying or have studied abroad, please consider contributing by filling out this form. You can write about any aspects of global education that we have not covered – be it your college / university, your interesting experience abroad, greek life, tips on application process, or how your education affect your after-school experience.

Follow our Twitter to keep updated with our posts and Facebook like our posts to spread the word around. Leave comments to let us know what you want us to cover. We look forward to reading your thoughts! Next week, stay tuned for Kevin Soedyatmiko’s study experience at Massachusetts Institute of Technology (MIT) and Martin Tjioe (Stanford University)’s guide to research assistantship in the US.

————————————————————————————————

Modernisasi telah membuat dunia semakin tak terbatas. Seiring waktu, tidak lagi kita bisa melihat nasionalisme dengan sudut pandang yang sempit, atau terlalu cepat bersikap skeptis akan aspek-aspek asing semata-mata karena berbeda atau berlawanan dengan kultur kita. Sebaliknya, baiknya kita bisa mengambil waktu sejenak untuk refleksikan keuntungan dan mengambil manfaat dari sudut pandang asing tersebut di saat-saat tertentu. Penting juga agar kita dapat melestarikan hal-hal baik yang telah ada dalam komunitas kita.

Salah satu hal terbesar yang ditawarkan globalisasi adalah pendidikan. Pendidikan asing tidak selalu berarti lebih baik daripada pendidikan lokal, namun ia jelas menawarkan pengalaman pembelajaran yang unik bagi siswa. Belajar di negara asing memberikan siswa perspektif yang luas, sambil meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian. Itu juga membuat siswa berpikir dengan sudut pandang yang berbeda, dan membuka banyak pintu kesempatan. Pendidikan asing juga membawa lebih banyak diversitas, terutama dalam cara pikir, kepada kepemimpinan di Indonesia, dengan mengembangkan orang-orang muda yang berpengalaman hidup dan berkomunikasi dengan warga dunia.

Sebagai mahasiswa/i Indonesia yang telah merasakan keuntungan pendidikan lanjut di Amerika Serikat, kami percaya akan keuntungan pendidikan global. Maka, kami prihatin akan kurangnya informasi gratis dan lengkap akan bagaimana cara mengakses / mendapatkan pendidikan global – entah di Amerika Serikat, Eropa, Australia, dan banyak negara lainnya.

Indonesia Mengglobal” adalah upaya kami untuk mengatasi permasalahan ini, dengan menghubungkan siswa/i Indonesia yang berminat melanjutkan studi ke luar negeri dengan mahasiswa/i dan alumni Indonesia yang telah bersekolah di lokasi-lokasi tersebut. Melalui blog ini, kami akan berbagi pengalaman kami di luar negeri, sambil berusaha membantu pembaca melalui proses aplikasi universitas. Kami akan menggarisbawahi sekolah-sekolah yang berbeda setiap minggu, berbagi tips untuk menulis essay aplikasi, atau menemukan scholarship / bantuan biaya, entah di level S1, S2 atau S3. Pada awalnya, kami akan berfokus di pendaftaran dan pendidikan di Amerika Serikat. Nantinya, kami akan melihat antusiasme pembaca untuk memutuskan negara lain apakan yang kami akan ulas berikutnya.

Ikuti akun Twitter kami dan like post kami di Facebook untuk menyebarkan blog ini ke teman-temanmu. Tulis di bagian comments aspek-aspek apa yang kamu ingin kami ulas. Minggu depan, kami akan menulis tentang pengalaman Kevin Soedyatmiko di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan panduan Martin Tjioe untuk mendapatkan research assistantship di Amerika Serikat.




===========================================
Indonesia Mengglobal consists of a group of Indonesian students/alumni who are excited to share our study-abroad experiences. We hold a high regard for the value of our education and believe that a high-quality global education should be easily accessible to everyone in Indonesia.
Posts | Website | Facebook | Twitter